Jumat , 20 Juli 2018
Home / Aktivitas Mitra / BEM SI Desak Pemerintah Hentikan Pengosongan Lahan Bandara NYIA
Polemik pembangunan Bandara Udara baru Yogyakarta
Polemik pembangunan Bandara Udara baru Yogyakarta

BEM SI Desak Pemerintah Hentikan Pengosongan Lahan Bandara NYIA

Edupost.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Wilayah Jateng-DIY mendesak Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah DIY, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, dan pihak Ankasa Pura 1 menghentikan seluruh aktivitas pengosongan lahan dan rumah-rumah warga terkait pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo.

Koordinator Wilayah BEM SI, Wilayah Jateng-DIY, Mohamad Adib dalam keterangan resminya mengungkapkan, pembangunan Bandara NYIA yang saat ini terus digencarkan sudah banyak memakan korban. Dalam pantauan mereka, PT. Angkasa Pura I telah melakukan upaya penggusuran paksa dengan dalih Konsinyasi atau penitipan uang di pengadilan.

“Padahal warga tidak pernah mengikuti proses konsinyasi, surat pengadilan-pun tidak pernah diterima warga. Namun dalih tersebut selalu digaungkan dan menjadi senjata ampuh jika penggusuran adalah sebuah upaya yang sah dilakukan,” kata Adib.

Tidak hanya itu, BEM SI juga meminta pihak terkait menghentikan seluruh tahapan pengadaan tanah untuk pembangunan NYIA Kulonprogo. Pemerintah juga diminta mengembalikan hak-hak warga pada kondisi semula.

“Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak dan bersolidaritas bersama untuk menolak tindakan anti demokrasi dan kriminalisasi,” imbuh Presiden BEM KM UNNES itu.

Terhitung sejak tanggal 24 November 2017 sampai tanggal 4 Desember 2017, menurut Adib, Pihak Angkasa Pura I bersama dengan PT. Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Surya Karya Setiabudi (SKS) terus melakukan perusakan rumah dan pohon warga yang masih menolak pembangunan NYIA. (Andi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=