Kamis , 29 Juni 2017
Home / Aktivitas Mitra / ESA UTY Dirikan Perpustakaan Sahabat Pemberani

ESA UTY Dirikan Perpustakaan Sahabat Pemberani

Edupost.ID, Yogyakarta (6/9) – Excellent Student Association (ESA) UTY didukung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendirikan perpustakaan yang berisi koleksi buku umum dan pendidikan anti korupsi untuk masyarakat di DIY. Tahun sebelumnya, mereka membangun perpustakaan serupa di Purwobinangun Turi Sleman.

Koordinator Bidang Sosial ESA UTY, Sari Mulyati mengatakan, pembuatan perpustakaan untuk tahun ini dilakukan di Dusun Klampok, Kalitekuk, Semin, Gunungkidul. Pihaknya memilih tempat itu dikarenakan pada tahun lalu Dusun Klampok dijadikan lokasi penerapan konsep kejujuran berbasis keluarga.

“Tahun sebelumnya, di dusun ini kami mengadakan International Fairness Festival. Pembuatan perpustakaan ini sebagai follow up kegiatan kami,” ucap Sari, sapaan akrabnya.

Menurutnya, ada hal berbeda dalam pembuatan perpustakaan yang dilakukan oleh pihaknya dengan perpustakaan lainnya. Selain untuk mengedukasi masyarakat sedini mungkin agar berlaku jujur, dalam proses finishing dan peresmiannya akan melibatkan mahasiswa dari Malaysia.

“Tingkat korupsi di Malaysia dan Indonesia sama tingginya. Oleh karena itu kami mengajak mahasiswa Malaysia berkolaborasi. Kami ingin kita, pemuda Indonesia menjadi contoh negara lain dalam bertindak. Karena untuk seperti urusan korupsi, semua bermuara dari ketidakjujuran. Kita tidak bisa hanya mengandalkan lembaga pemerintah, kita harus ambil bagian,” ucap Sari.

Sari menuturkan bahwa buku pendidikan anti korupsi yang akan menjadi koleksi perpustakaan itu sudah diklasifikasikan. Misalnya untuk seumuran siswa kelas 1 SD, materinya seperti buku cerita bergambar. Begitu seterusnya sehingga semua umur dapat menikmati.

“Selain itu juga terdapat buku umum yang bergenre kisah inspiratif dan edukatif. Sehingga perpustakaan ini nantinya betul-betul bernilai positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia, Danti Syahriana menyampaikan, pembangunan perpustakaan ini merupakan salah satu konten kegiatan dari Nusantara Young Summit, sebuah kegiatan sosial pendidikan yang melibatkan mahasiswa luar negeri untuk turut serta.

“Tahun ini kami menggandeng Universiti Malaysia Pahang untuk berkolaborasi dalam pengabdian masyarakat. Tiga bulan lalu, kami yang ke Malaysia melakukan kegiatan semacam ini,” katanya.

Dia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan mahasiswa yang memiliki kompetensi kelas dunia, namun tetap tidak melupakan permasalahan pada akar rumput.

Lebih jauh dia mengatakan bahwa selain mendirikan perpustakaan, ESA UTY juga mengadakan rangkaian lomba untuk masyarakat setempat, pembagian sembako, pentas seni dan banyak lainnya. “Kegiatan kami dimulai dari 1 hingga 6 September 2015. Kami menginap di rumah warga, seperti KKN,” ujarnya. (IK-SS)

Check Also

Mahasiswa Unand Ciptakan Aroma untuk Bantu Petani Ikan

Mahasiswa Unand Ciptakan Aroma untuk Bantu Petani Ikan

Edupost.id – Tim mahasiswa Teknik Elektro Universitas Andalas (Unand) membuat inovasi di bidang perikanan. Mereka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *