Kamis , 29 Juni 2017
Home / Aktivitas Mitra / FON Asah Pemuda Berdasarakan Pancasila

FON Asah Pemuda Berdasarakan Pancasila

Edupost.ID, Jakarta – Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Begitu pula yang dilakukan oleh Forum Osis Nusantara (FON) yang ingin membuat pemuda memiliki kualitas berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

“FON merupakan sarana untuk mendapat jaringan dari berbagai daerah. Akses dimana suatu saat akan berguna bagi anggota. Berbagai kegiatan untuk mengembangkan motivasi, krearifitas maupun bentuk lainnya terus dilakukan oleh institusi-institusi pendidikan, organisasi, hingga komunitas,” ujar M. Risky Altaresh, Ketua FON kepada Edupost.ID, (11/12).

Menurutnya, visi dan misi FON yaitu ingin mewujudkan pemuda yang aktif, kritis dan inovatif yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. FON didirikan sejak 11 Oktober 2011 saat mengikuti acara Student Conference saat agenda ISLC 2011 di UI, Depok. FON terbuka bagi semua pemuda pemudi Indonesia, tidak terbatas hanya untuk pengurus OSIS saja.

“Motivasi mengikuti ISLC awalnya karena para pembicara yang berkelas dan berpengalaman. Dari pembicara tersebut bisa menginspirasi dan dari ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI tahun 2012 karena programnya yang bagus,” tambah Altaresh.

Program FON dalam waktu dekat ini, yaitu setiap anggota dari setiap daerah menulis 100 kisah inspiratif tentang guru yang kemudian akan dibukukan. “Program menulis buku tersebut untuk menghargai guru atas jasanya. Selain itu, untuk mengenang FON bahwa para anggota punya karya, Program menulis karena terinspirasi dari penulis Habiburrahman El Shirazy.” terangnya.

Sementara program lain yang tengah disiapkan oleh FON yaitu mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk berpartisipasi. Altaresh menerangkan FON memiliki dua program yang akan menggandeng para pemuda untuk menunjukkan kreatifitas dan memberi ilmunya saat di sekolah.

Altaresh menjelaskan bahwa anggota FON yang berasal dari berbagai daerah menjadi keunikan tersendiri karena mereka mempunyai cerita dan budaya sendiri. Cukup disayangkan bila ada budaya yang tidak dikembangkan. Diharapkan mereka mampu menonjolkan budaya dari daerahnya masing-masing. (Reza)

Check Also

Beasiswa S2 di Berbagai Universitas Belgia

Edupost.id – Penawaran beasiswa internasional dari Vlir-Uos bagi pelajar di Asia, Afrika, dan Amerika Latin, termasuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *