Jumat , 20 Januari 2017
Home / Aktivitas Mitra / IGI Minta Garuda Indonesia Bina Guru SMK Penerbangan

IGI Minta Garuda Indonesia Bina Guru SMK Penerbangan

Edupost.id – Ikatan Guru Indonesia (IGI) hari ini Jumat, (16/9) melakukan pertemuan dengan peewakilan Garuda Indonesia di Garuda Indonesia Training Centre Jakarta. Pertemuan ini untuk menjajaki kemungkinan Garuda Indonesia dapat membina guru-guru SMK Penerbangan agar mampu mengajar siswa seperti yang dibutuhkan dunia industri, terutama Garuda Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Pusat IGI, Muhammad Ramli Rahim mengatakan, upaya yang dilakukan IGI ini sejalan dengan upaya Presiden Jokowi dan Mendikbud Muhadjir Efendi yang akan mendorong perkembangan pendidikan vokasi di Indonesia. Hanya saja, Ramli menilai, perlu ada upaya untuk meningkatkan kemampuan guru agar mampu mengajar sesuai yang dibutuhkan industri. IGI bukan hanya bergerak ke bawah mendorong dan meningkatkan kompetensi guru tapi juga berupaya maksimal membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Upaya Presiden Jokowi dan Mendikbud Muhadjir Efendi mendorong pendidikan Vokasi tentunya direspon dengan baik oleh IGI. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi. Pendidikan Vokasi harus “intim” dengan dunia industri, pendidikan vokasi harus didukung dengan guru produktif, pendidikan vokasi harus up to date,” ujar Ramli melalui keterangan pers yang diterima Edupost.id Jumat (16/9).

Dalam pertemuan itu, IGI diwakili oleh ketua Umum yang didampingi oleh Rusnani (Ketua Harian), Ekowanto (Ketua Bidang Kewirausahaan), Merete (Wakil Bendahara Umum), Tubagus Saiful (Ketua IGI Banten) dan Dewi (Wakil Ketua IGI Kalteng). Sementara, Garuda Indonesia diwakili SM Manager Support Umar Said yang didampingi Dudung Abdurrahman dan Fitri Rahmawati Hendarin.

Ramli menambahkan, bukan hanya guru-guru produktif yang diharapkan akan mendapat pembinaan dari Garuda Indoonesia. Guru mata pelajaran umum juga perlu mendapat pembinaan serupa agar landasan pengajaran mereka sesuai kebutuhan dunia industri.

“Misalnya guru matematika mengajarkan matematika yang dekat dengan industri penerbangan, guru fisika mengajarkan fisika yang dekat dengan penerbangan dan seterusnya sehingga ke depan lahirlah kurikulum yang memang bisa membangun keintiman antara SMK dan dunia Industri,” pungkasnya. (Andi)

Check Also

guru

IGI Bertekad Lahirkan 1 juta Guru “Pintar” dalam Empat Tahun

Edupost.ID – Ikatan Guru Indonesia (IGI) semakin menunjukkaan keseriusannya membangun kompetensi guru Indonesia. Salah satu …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *