Rabu , 25 Januari 2017
Home / Aktivitas Mitra / Kelulusan SMA, Pelajar Yogyakarta Rayakan dengan “Sungkem”

Kelulusan SMA, Pelajar Yogyakarta Rayakan dengan “Sungkem”

Edupost.id, Yogyakarta – Lebih dari 500 pelajar di Yogyakarta berkumpul di DPRD guna merayakan kelulusan, pagi ini (7/5). Mereka membagikan 2016 buah susu kedelai dan 500 nasi bungkus di delapan titik di Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan puncak acara “Sungkem”, Tasyakuran Pelajar Angkatan 2016.

“Ini adalah program bakti kita kepada masyarakat. Bahwa bahagia itu tidak sendiri,” kata Ja’far Ayas selaku Ketua Stucash dalam sambutannya. Stucash (Student Care and Share) dan FKPO (Forum Komunikasi Pengurus OSIS Yogyakarta) adalah organisasi yang menginisiasi kegiatan ini. Pelajar di Yogyakarta diajak tidak mencorat-coret baju sebagai tanda sudah lulus, akan tetapi mereka diajak melakukan kegiatan sosial.

Ketua Sungkem, Adam Adhe Nughara menjelaskan, susu kedelai yang dibagikan sejumlah 2016 buah, sama seperti angkatan kelulusan mereka. Sedangkan nasi bungkus dan seragam yang terkumpul masing-masing sejumlah 500 buah.

Tak hanya di seputaran Malioboro, peserta juga membagikan susu kedelai dan nasi bungkus di titik-titik terdekat dengan sekolah mereka. Kedelapan titik itu adalah perempatan Gramedia, Tugu Jogja, Pasar Kotagede, Perempatan Pingit, Perempatan Mirota Kampus, Malioboro, Perempatan Ngabean, dan Titik Nol km.

Adam menambahkan, kegiatan pra-Sungkem diadakan hari Senin dan Selasa kemarin (2-3 Mei), yaitu berupa pengumpulan donasi susu kedelai dan nasi bungkus di SMA-SMA di Yogya. Kemudian hari Rabu, panitia membuka stand di titik nol kilometer untuk penerimaan seragam bekas layak pakai. Seragam-seragam tersebut diserahkan ke ACT (Aksi Cepat Tanggap) untuk kemudian disalurkan ke sekolah-sekolah di Indonesia timur.

Rencananya akan diadakan kembali tahun depan. Hal ini mendapat dukungan dari ketua Komisi D DPRD DIY, Yusrizal, yang disampaikan dalam sambutannya pagi ini. “Kami selaku anggota dewan sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Lain kali adik-adik ini bisa minta ke anggota dewan untuk menyumbang susu dan nasi bungkus,” ungkapnya.  (Nurfi)

Check Also

Institut Pertanian Bogor (IPB)

Nelayan Harus Pahami Zona Potensial Penangkapan Ikan

Edupost.ID- Produksi usaha penangkapan ikan di Indonesia sangat tergantung pada ketersediaan informasi daerah penangkapan ikan …

One comment

  1. MaysaAllah aktifitas seperti ini sangat positif sekali apalagi dilakukan oleh adik adik yang sudah belajar untuk peduli dan berbagi.
    Benar sekali seragam bekas ini sangat bermanfaat dimana banyak di pelosok desa anak-anak miskin tak mampu untuk beli seragam baru
    Semoga bisa menjadi contoh kedepannya

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *