Kamis , 25 Mei 2017
Home / Aktivitas Mitra / Komunitas 1000 Guru Jogja Gelar “Traveling and Teaching” di Pegunungan Jateng

Komunitas 1000 Guru Jogja Gelar “Traveling and Teaching” di Pegunungan Jateng

Edupost.id – Komunitas 1000 Guru Jogja merupakan salah satu cabang regional Komunitas 1000 Guru yang berpusat di Jakarta. Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei kemarin, tim beserta para volunteer (relawan) 1000 Guru Jogja melakukan aksi yang bertajuk Traveling and Teaching (TNT) di SD Negeri Kambangan, Kecamatan Bruno, Purworejo, Jawa Tengah.

 “TNT Ke 9 ini spesial karena bertepatan dengan peringatan Hardiknas, aksi ini juga serentak di 26 Provinsi dan 32 Kota di Indonesia,” tutur Sandi Pradana selaku Koodinator 1000 Guru Jogja.

Sandi juga menjelaskan bahwa TNT kali ini turut menggandeng anak-anak muda yang memiliki rasa kepedulian terhadap dunia pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan di pedalaman. “Tidak hanya mahasiswa, beberapa volunteer juga merupakan orang-orang yang sudah bekerja di berbagai macam bidang pekerjaan,” ungkap Sandi.

Kegiatan TNT ke-9 ini didukung teman-teman dari Komunitas Mobil VES Jogja (Vitara, Eskudo, Sidekick). Lokasi yang cukup jauh dari Jogja dan juga medannya yang lumayan ekstrim bisa dilalui dengan aman berkat dukungan teman-teman @VESCommunity_Jogja yang sudah profesional dan terbiasa mengikuti kegiatanoOff-road tersebut.

Shinta Dewi salah satu volunteer kegiatan TNT yang juga berprofesi sebagai staff Humas di Sekolah Vokasi UGM mengaku bangga dan bersyukur menjadi bagian dari komunitas 1000 Guru Jogja yang telah memfasilitasi impian masa kecilnya yaitu menjadi seorang guru. “Rasa lelah selama perjalanan seketika sirna melihat sambutan hangat anak-anak dan warga setempat,” ungkap Shinta.

Shinta mengungkapkan bahwa kegiatan mengajar di SD N Kambangan berfokus pada pemberian motivasi dan semangat belajar hingga jenjang pendidikan tertinggi, pengenalan berbagai macam profesi dan juga berani bermimpi serta mewujudkan cita-cita.

Selain mengajar di kelas dan bermain bersama dengan anak-anak, tim dan volunteer 1000 Guru Jogja juga memberikan sosialisasi kesehatan yaitu cara mencuci tangan dan menyikat gigi yang baik dan benar serta cek kesehatan bagi warga lansia desa setempat. (Shinta Dewi)

Check Also

UGM Buka Ajang Bisnis Pemuda ASEAN, AYSPP 2017

UGM Buka AYSPP, Ajang Bisnis Pemuda ASEAN

Edupost.id – Kompetisi bertaraf internasional, ASEAN Youth Socialprenuership Program (AYSPP) yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *