Kamis , 14 Desember 2017
Home / Aktivitas Mitra / Pagelaran Kalima, Generasi Muda Diminta Cinta Pertanian

Pagelaran Kalima, Generasi Muda Diminta Cinta Pertanian

Edupost.id, Yogyakarta – Sebagian besar pelajar kurang tertarik dengan dunia pertanian. Hal ini sangat disayangkan, karena dunia pertanian sebenarnya sangat penting. Hal ini disampaikan Ni Wayan Anik  Leana dari Divisi Humas PT Indmira dalam talkshow Youth Farming Generation, (14/5) di Auditorium Fakultas Pertanian UGM. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Pagelaran Kalima yang digelar Laboratorium Komunikasi dan Penyuluh Pertanian Faperta UGM.

“Kedepannya, kami berharap yang ngisi pertanian adalah anak muda yang energinya masih besar dan kreativitasnya bagus,” ujar Anik.

Ia menambahkan, sebagai lembaga riset pertanian, PT Indmira selama ini aktif mengampanyekan pertanian kepada pemuda. Intinya, menurut Anik, pihaknya berupaya membngun rasa ketertarikan pemuda terhadap pertanian.

Pembicara lain yang juga turut hadir adalah Andhika Mahardika (Executive Director of Agrodaya), dan Qomarun Nugraha (CEO Sekolah Tani Muda).

Andhika mengatakan, saat ini petani Indonesia masih didominasi oleh petani tua. Dan yang lebih disayangkan lagi, lambat laun jumlahnya juga semakin menurun. “Berdasar data BPS 2013, dalam setahun Indonesia kehilangan 5 juta petani,” ujar Andhika.

Agradaya, dikatakan Andhika, berupaya mengenalkan pertanian kepada generasi muda melalui pembentukan Komunitas Anak Bumi. Komunitas ini berisi anak – anak desa yang diajak mencintai lingkungan.

Qomarun Nugraha dalam paparannya mengatakan, Sekolah Tani Muda sebagai lembaga yang berupaya mempersiapkan kader tani muda. Kader ini nantinya dapat mendampingi para petani di desa untuk meningkatjan kualitas petani.

Dikatakan Qomarun, generasi muda memang memiliki keterbukaan terhadap perkembangan teknologi. Oleh karenanya, ia memilih pemuda yang merupakan mahasiswa dan karang taruna untuk dicetak menjadi kader tani masa depan. (Andi)

Check Also

Tahun 2018 Semua Sekolah Harus Terapkan Kurikulum 2013

Edupost.id – Pada tahun 2018 semua sekolah di Indonesia sudah harus menerapkan Kurikulum 2013. Hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *