Jumat , 20 Januari 2017
Home / Aktivitas Mitra / Peserta Soprema Diharapkan Jadi Virus Sociopreneur Indonesia
Peserta Soprema Diharapkan Jadi Virus Sociopreneur Indonesia
Peserta Soprema Diharapkan Jadi Virus Sociopreneur Indonesia

Peserta Soprema Diharapkan Jadi Virus Sociopreneur Indonesia

Edupost.id – Kompetisi Sociopreneur Muda (Soprema) yang digelar oleh Youth Studi Centre (Yousure) FISIPOL UGM sudah memasuki babak baru. Setelah melewati serangkaian proses penilaian, akhirnya 90 peserta dari tim maupun perseorangan bertarung menjadi yang terbaik dalam acara puncak Soprema pada Senin – Rabu (5 – 7/9).

Sebanyak 90 tim yang lolos dari babak kualifikasi mendapat kesempatan mempresentasikan ide wirausahanya di depan juri. Dari 90 tim, hanya 18 tim yang berhak maju ke babak final yang akan berebut 6 kursi juara.

Dekan FISIPOL UGM, Erwan Agus Purwanto mengatakan, peserta Soprema berasal dari 22 provinsi di Indonesia, sehingga masih ada provinsi yang belum ada wakilnya. Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi ajang memunculkan para wirausahawan muda Indonesia yang juga mampu mengatasi persoalan sosial. Pengusaha, menurut Erwan tidak hanya mengejar keuntungan materi semata, tapi juga harus mampu mengatasi persoalan sosial.

Ditambahkan Erwan, persoalan sosial akan muncul dari berbagai bidang. Ia mencontohkan, kasus munculnya ojek online yang berangkat dari isu ekonomi akhirnya merambah menjadi persoalan sosial akibat singgungan antara ojek konvensional dengan ojek online. Di sinilah pentingnya sociopreneur yang tidak hanya mencari keuntungan dengan menciptakan persoalan sosial, tetapi justru mampu mengatasi persoalan sosial itu.

Oleh karenanya, Erwan berharap para peserta Soprema dapat menjadi virus yang dapat menyebarkan gagasan sociopreneur di kalangan pemuda Indonesia. “Harapannya peserta akan menjadi virus yang menyebarkan ide sociopreneur di Indonesia sehingga akan semakin banyak muncul sociopreneur muda di Indonesia,” ujar Erwan pada saat jumpa pers usai pembukaan Soorema 2016 di Gedung Grha Sabha Pramana UGM, hari ini (5/9).

Senada dengan pernyataan Erwan, Staf Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpira) bidang Ekonomi Kreatif, Joni Madizal menambahkan, Kemenpora sangat mendukung event yang digagas Yousure FiSIPOL UGM ini mengingat pertumbuhan wirausaha Indonesia masih sangat rendah. “Jumlah wirausahawan Indonesia masih di bawah 2%, idealnya 4%,” kata Joni. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *