Rabu , 24 Mei 2017
Home / Aktivitas Mitra / Raditya Dika Ajak Mahasiswa Berkarya dari Kegelisahan di NSCD
National Seminar and Career Development Days (NSCD) 2016 diselenggarakan oleh BEM FE Universitas Tarumanegara, Sabtu, (12/3). foto : nisa/edupost

Raditya Dika Ajak Mahasiswa Berkarya dari Kegelisahan di NSCD

Edupost.ID, Jakarta – Penulis buku, sutradara, komika, dan aktor Indonesia, Raditya Dika mengajak mahasiswa untuk berkarya dari kegelisahan. Melalui National Seminar and Career Development Days (NSCD) 2016, peserta dihimbau agar membuat karya sedini mungkin. Acara tersebut merupakan puncak rangkaian NSCD 2016 yang diselenggarakan BEM FE Universitas Tarumanegara (Untar), Sabtu, (12/3).

“Kalau kita mau dilihat orang, kita harus beda. Kalian mau jadi apapun, bikin karya deh dari kegelisahan lu. Sekarang dunia sudah datar. Semua orang punya akses ke karya lu. Chanel youtube lu bisa ditonton sama presiden sampai tukang sate pinggir jalan,” ujar Raditya.

Raditya mengungkapkan bahwa jika ingin membuat karya, tujuannya harus jelas. “Jangan berkarya karena mau kaya atau punya pacar. Berkaryalah karena ada kegelisahan yang mau disampaikan. Semua punya akses untuk apa yang lu bikin. Manfaatkanlah itu, aktualisasikan diri. Jangan bikin apa yang orang suka, tapi bikin apa yang lu suka,” jelasnya.

Pendapat senada juga diberikan novelis Indonesia, Dee Lestari, buku, film, merupakan guru dalam membuat karya. “Sejak di bangku sekolah, kita disuruh menulis sesuatu yang tidak kita sukai. Learning by doing. Jam terbang itu penting, dari situlah kita belajar dari kesalahan dan karakternya keluar,” tambahnya.

Pemain film dan presenter, Deva Mahendra juga menegaskan peran visi dalam hidup dan berkarya. “Kalau kita bawa mimpi, yang namanya rencana itu perlu karena  menghemat energi untuk kita ga kemana-mana. Jadi meskipun kita ga tahu mau kemana, kita tahu mau jadi apa,” tuturnya.

Sementara Ketua Acara NSCD 2016, Kevin Setiawan, menyatakan bahwa acara tersebut memiliki tujuan yang sangat penting. Menurutnya, NSCD 2016 dapat menginspirasi para anak muda terutama mahasiswa Untar. Tentunya agar mereka mampu mendapatkan visi yang besar dalam hidupnya. (Nisa)

Check Also

UGM Buka Ajang Bisnis Pemuda ASEAN, AYSPP 2017

UGM Buka AYSPP, Ajang Bisnis Pemuda ASEAN

Edupost.id – Kompetisi bertaraf internasional, ASEAN Youth Socialprenuership Program (AYSPP) yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *