Kamis , 27 Juli 2017
Home / Aktivitas Mitra / Sebersy Sediakan Rumah Belajar untuk Anak-Anak Putus Sekolah

Sebersy Sediakan Rumah Belajar untuk Anak-Anak Putus Sekolah

Edupost.ID, Bogor – Sekolah Bersama Yuk (Sebersy) merupakan komunitas yang konsen terhadap dunia pendidikan. Komunitas ini menyediakan rumah belajar untuk mengajak anak-anak belajar bersama, terutama yang putus sekolah di Desa Ceger, Bogor.

“Ide awalnya waktu itu kita ketemu pemulung malem, terus kita ajak belajar. Jadi sejak tahun 2010 kami konsen di dunia pendidikan anak. Ya kita kan udah ngontrak rumah belajar, percuma juga kalau ga ada kegiatan,” ujar Bima, salah satu penggagas Sabersy kepada Edupost.ID, (6/12).

Menurutnya, memang ada program bakti sosial untuk anak-anak, tapi komunitas ini tidak mengarah ke hal tersebut. Sementara untuk relawan jumlahnya 30 orang dan berasal dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa sampai pekerja kantoran. Untuk pengajarnya hanya ada 5 orang dan selebihnya mereka bertugas kalau ada acara-acara tertentu.

Bima menambahkan bahwa rencana kedepannya mereka akan mengikuti acara jambore anak se-kota bogor di Ciapus. Acara ini diadakan oleh forum pendidikan dan semua komunitas pendidikan hadir di acara tersebut.

Silyade Merby, salah satu pengajar di Sebersy menerangkan bahwa sampai saat ini perkembangan anak-anak cukup bagus. Sebelumnya mereka masih belum berani untuk maju ke depan kelas. Namun, dengan pendekatan yang tekun, akhirnya mereka mulai terbiasa dan kini lebih berani untuk maju ke depan kelas.

Sebelumnya Merby sempat mengalami kesulitan dalam mengajar anak-anak, karena kemauan belajar meraka naik dan turun. “Cara mengatasinya yaitu seminggu sebelumnya saya memberitahukan kepada anak-anak kalau minggu depan mau ada games. Lokasinya juga ga selalu di kelas, tetapi di taman. Jadi mereka semangat ke kelas dan belajar,” tambah Merby. (Nisa)

Check Also

Guru garis Depan

SK CPNS Guru Garis Depan Telah Resmi Ditetapkan

Edupost.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah resmi menetapkan Surat Keputusan (SK) bagi 2.806 Guru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *