Rabu , 20 September 2017
Home / Aktivitas Mitra / Sekolah Rakyat Frekuensi Layani Pendidikan Gratis bagi Anak Pedalaman

Sekolah Rakyat Frekuensi Layani Pendidikan Gratis bagi Anak Pedalaman

Edupost.ID, Bandung – Di zaman modern seperti saat ini ternyata masih ditemui sekumpulan anak muda yang peduli dengan pendidikan anak kurang mampu di daerah pedalaman. Anak muda itu tergabung dalam LSM Frekuensi yang menggagas sebuah sekolah gratis yang dinamakan Sekolah Rakyat.

Sekolah setingkat SMP ini berlokasi di Dusun Rancabelut, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Agus Akmaludin, selaku Ketua Departemen Advokasi dan Pendidikan Alternatif mengungkapkan, Sekolah Rakyat (SR) merupakan salah satu program LSM Frekuensi, di bawah Departemen yang juga Paud, Warungbaca, dan kegiatan Parenting.

Siswa bisa mengikuti pendidikan di sekolah ini secara gratis. “Bahkan peralatan sekolah kami sediakan,” tutur Akmal.

Terkait legalitas dan ijazah, para siswa yang bersekolah di Sekolah Rakyat masih menginduk ke sekolah negeri yang ada di wilayah tersebut.

“Iya, untuk keperluan Ijazah dan Legalitas, kita sementara menginduk ke sekolah negeri yang ada di kota terdekat daerah itu,” terang Akmal.

Sekolah diadakan setiap hari, dari Senin hingga Sabtu dan menerima volunteer sebagai tenaga pengajarnya.

“Pengajar, para volunteer dari berbagai Universitas di Bandung, ada dari UIN, Unpad, Ikopin, dan lain-lain,” terangnya.

Beberapa mata pelajaran masih kekurangan tenaga pengajar. “Bahasa Sunda dan TIK tidak ada guru mapel (mata pelajaran), tapi saya handle aja sementara,” ucapnya.

Para relawan pengajar yang mayoritas berusia muda ini bersedia menyisihkan sebagian gajinya untuk biaya pembangunan kelas.

“Karena sekarang kita ngondil (menginduk). Alhamdulillah ada bantuan BOS, buat gantiin ongkos volunteer. Tapi tak ada dana buat membangun, makanya gajinya disisihkan beberapa untuk membangun kelas,” jelasnya.

Mengenai bantuan BOS dari pemerintah, penyalurannya melalui Sekolah Negeri yang menaungi Sekolah Rakyat. “LSM juga menghimpun dana dari luar, juga melalui dagang, dan donasi,” pungkasnya.

Adapun LSM Frekuensi terdiri dari 3 departemen, yakni DAPA (Departemen Advokasi dan Pendidikan Alternatif), lalu DAPANSA (Dept. Pembinaan Tunas Bangsa ), dan DIBi ( Dept. Informasi dan Bisnis). (EI/IL)

Check Also

Universitas Pertamina

Universitas Pertamina Tumbuhkan Pemahaman Teknologi Siswa SMA

Edupost.id – Pesatnya perkembangan teknologi informasi di masyarakat saat ini, Universitas Pertamina melalui slogannya, “Be …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *