Rabu , 13 Desember 2017
Home / Aktivitas Mitra / Seleksi Relawan Brawijaya Mengajar: Memperagakan Cara Mengajar yang Baik

Seleksi Relawan Brawijaya Mengajar: Memperagakan Cara Mengajar yang Baik

Edupost.id, Malang – Gerakan sosial pendidikan yang digagas oleh Eksekutif Mahasiswa (EM) Universitas Brawijaya, Malang yang dinamakan Brawijaya Mengajar (BM) kembali membuka pendaftaran dan screening volunteer BM Angkatan III.

Dwiki M Angkasawan (19), Ketua Brawijaya Mengajar menyampaikan, saat ini Brawijaya Mengajar sedang membuka pendaftaran relawan.

Pendaftaran ditutup tanggal 15 Maret dan seleksi dilakukan pada tanggal 16-18 Maret di kampus Brawijaya.

Seleksi dilakukan dalam bentuk praktik mengajar, memeragakan cara mengajar yang baik. Calon relawan dipersilahkan membawa alat peraga pendidikan untuk mendukung simulasi mengajarnya.

Adapun, mengenai gerakan Brawijaya Mengajar ini, mengambil lokasi di Kabupaten Malang dan sekitarnya.

“Kegiatan mengajarnya ada di sekitar wilayah Kabupaten Malang dan memencar di beberapa titik,” terangnya kepada Edupost.

Kegiatan mengajar dilakukan sekali sepekan yakni hari Sabtu. “Setiap hari Sabtu jalan di 5 titik, di sekolah yang kurang SDM dan infrastruktur, sama desa yang tidak memiliki sekolah,” jelasnya.

“Rencananya tahun ini kita menerima 100 volunteer untuk 5 titik, satu titik kurang lebih 20 volunteer,” lanjutnya.

Mengenai staf Brawijaya Mengajar non volunteer yang tergabung di BEM Universitas), Dwiki menerangkan, berjumlah 22 orang ditambah dirinya dan Wakil Ketua Brawijaya Mengajar.

Selama setahun BM telah mengadakan satu kali diklat volunteer sebelum terjun langsung ke peserta didik dan satu kali upgrading.

“Ada SOP untuk volunteer dan staf saya untuk mengatur supaya sesuai target dalam 1 periode,” ujarnya.

Setelah terbentuk volunteer, Brawijaya Mengajar merencanakan untuk memulai aktivitas mengajarnya kembali tanggal 4 April 2015. (EI/RR)

Check Also

Tahun 2018 Semua Sekolah Harus Terapkan Kurikulum 2013

Edupost.id – Pada tahun 2018 semua sekolah di Indonesia sudah harus menerapkan Kurikulum 2013. Hal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *