Sabtu , 25 November 2017
Home / Aktivitas Mitra / Valentine, Pelajar Bogor Peringati PETA

Valentine, Pelajar Bogor Peringati PETA

EDUPOST, BOGOR- Puluhan pelajar se-Kota Bogor yang tergabung dalam CAKEP (Cita Rasa Kebaikan Pelajar), FSRB (Forum Silaturahim Rohis Bogor), dan FKOB (Forum Komunikasi Osis Bogor) menggelar aksi damai memperingati Pemberontakan PETA (Pembela Tanah Air)pada hari Sabtu (14/2).

Tanggal 14 Februari kerap diidentikkan dengan hari valentine dan bagi coklat. Namun, bagi para pelajar ini, tanggal 14 febuari mereka peringati sebagai peristiwa bersejarah yakni Pemberontakan PETA (Pembela Tanah Air) di Kota Blitar tahun 1945.

Aksi damai yang berpusat di di depan Museum PETA, Bogor ini diisi dengan orasi dari para pelajar perwakilan organisasi yang ada. Massa pelajar ini juga membagikan tulisan tentang “Sejarah 14 Februari,di mata Indonesia” kepada para masyarakat yang sedang melintas di lokasi tersebut.

Ketua FSRB, Bayu siswa SMAN 5 Bogor mengungkapkan, aksi ini bertujuan mensosialisasikan kembali sejarah yang terlupakan tersebut kepada masyarakat.

“Saya terinspirasi oleh perkataan Bapak Soekarno bahwa Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa pahlawannya.  Tapi pada kenyataannya? Banyak pemuda Indonesia hanya tau valentine. Sejarah bangsanya sendiri lupa bahkan tidak tau. Atas dasar itulah kami mengadakan aksi ini untuk kembali mengingatkan pemuda pada sejarah,” paparnya.

Bayu berharap bahwa para pemuda dapat mencontoh semangat para pejuang kemerdekaan. “Saya berharap kita dapat mencontoh semangat membangun Indonesia seperti semangatnya para pejuang kemerdekaan dulu.”

Ia berharap, para pemuda mencontoh semangat para pejuang kemerdekaan. “Saya berharap kita dapat mencontoh semangat membangun Indonesia seperti semangatnya para pejuang kemerdekaan dulu,” jelasnya.

Harapan senada disampaikan Koulan, Ketua Gerakan CAKEP, siswa SMAIT Ummul Quro dalam orasinya. “Saya berharap kepada para pemuda! Kita satu untuk bersama, satu untuk semua, satu untuk Indonesia yang lebih baik! Bahkan bersama untuk kedamaian dunia,” tandasnya.

Berdasarkan sejarah, pemberontakan tersebut tidak berjalan sesuai rencana, tetapi keberanian Supriyadi dalam memulai pemberontakan telah membakar semangat para pemuda untuk memperjuangkan kemerdekaan Bangsa. Bahkan setelah Indonesia merdeka, presiden Soekarno mengangkat Supriyadi sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan Republik Indonesia yang pertama.

Check Also

Jerawat Lari Dilawan dengan 5 Bahan Ampuh Ini

Edupost.id – Bagi sebagian orang, jerawat sering menjadi musuh menyebalkan, terutama bagi kaum wanita. Jerawat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *