Sabtu , 24 Juni 2017
Home / Belajar / Cara Menerapkan Multiple Intelligence di Kelas
Multiple Intelligences
Multiple Intelligences (pinterest)

Cara Menerapkan Multiple Intelligence di Kelas

Edupost.id – Menurut teori Multiple Intelligence, kecerdasan yang dimiliki anak ada bermacam-macam, sehingga membutuhkan metode mengajar yang berbeda-beda pula. Berikut ini cara menerapkan Multiple Intelligence di kelas, seperti yang dijelaskan dalam buku “

  1. Interpersonal
  • Kembangkan kerja sama antara murid.
  • Ajarkan pada murid bagaimana bersikap dan bermain dengan rekannya,tetapkan aturan kelas bersama dengan murid.
  • Tetapkan tujuan pembelajaran dan bekerja bersama mencapai tujuan.
  1. Intrapersonal
  • Sediakan waktu yang cukup untuk melakukan refleksi dan berpikir.
  • Gunakan peta pikiran dan tembok aspirasi/moral.
  • Gunakan label positif untuk setiap anak.
  1. Linguistik
  • Kurangi waktu bicara anda dan beri kesempatan lebih banyak untuk murid bicara.
  • Libatkan diskusi, debat, collaborative learning.
  • Beri kesempatan pada anak untuk menjelaskan pengertiannya dengan menggunakan bahasanya sendiri.
  • Ajarkan atau minta anak untuk menyusun presentasi atau makalah.
  1. Matematika dan Logika
  • Sering-sering menggunakan angka atau permainan yang melibatkan angka.
  • Carilah hubungan antara matematika dan praktek kehidupan sehari-hari.
  • Ajarkan cara melakukan kategorisasi, klasifikasi, prioritas, dan keterampilan memprediksi.
  1. Visual dan Spasial
  • Ajarkan cara membuat peta pikiran, poster, flowchart atau grafik untuk melengkapi kemampuan murid dalam mencatat.
  • Gunakan model atau alat peraga.
  • Beri tugas yang melibatkan pembuatan gambar atau poster.
  • Gunakan tubuh anda sebagai alat bantu visual dan spasial dalam menyampaikan materi pembelajaran.
  1. Kinestetik
  • Libatkan fisik secara umum dalam proses pembelajaran.
  • Berikan rehat fisik secara rutin sambil melakukan permainan, seperti Brain Gym.
  • Tetapkan target untuk meningkatkan diri dalam bidang olahraga atau kecakapan yang melibatkan kemampuan koordinasi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *