Sabtu , 25 November 2017
Home / Belajar / Tips Lulus TOEFL dan ELPT
Ujian tertulis
Tips Lulus TOEFL dan ELPT

Tips Lulus TOEFL dan ELPT

Edupost.id – Beberapa perguruan tinggi negeri mengharuskan mahasiswanya untuk lolos Test of English as a Foreign Language (TOEFL) atau English Language Profiency Test (ELPT) sebagai media pengukur kemampuan berbahasa Inggris dengan skor yang telah ditentukan.

Namun pada kenyataannya, TOEFL atau ELPT masih menjadi momok bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan perkuliahan mereka. Umumnya skor minimal TOEFL untuk jenjang S-1 yakni sebesar 450-550 untuk prodi Sastra Inggris, dan 500 untuk jenjang S-2 dan S-3.

Dosen prodi D-3 Bahasa Inggris Fakultas Vokasi UNAIR Sidarta Prassetyo, S.S., M.A. TESOL berbagi tips untuk mempersiapkan TOEFL ataupun ELPT bagi mahasiswa.

1.Kenali kelemahan

Anda perlu mengenali kelemahan Anda di bagian mana dari tes ELPT, yakni kategori listening (mendengar), grammar (struktur kalimat) maupun reading (membaca). Setelah mengetahui kelemahan diri, Anda harus berlatih soal pada kategori yang lemah. Misalnya lemah pada grammar, maka harus perbanyak berlatih soal ELPT grammar.

2. Perhitungan target melalui Conversion Table

Anda perlu melihat score conversion table untuk mengetahui jumlah nilai benar dan bobot nilai benar dari masing section yang diujikan di tes TOEFL/ELPT. Dari sini, Anda mendapat gambaran berapa jumlah soal yang harus benar untuk mendapatkan skor yang diinginkan, dan, kemudian, menentukan jenis soal mana saja yang harus diprioritaskan dalam pengerjaan karena terkadang untuk mendapatkan skor 450 Anda hanya perlu menjawab benar kurang lebih 50% saja dari seluruh soal di masing-masing section.

3. Banyak berlatih

Sidarta mengatakan, untuk belajar listening ELPT sebaiknya mempelajari khusus listening comprehension yang memang dirancang untuk TOEFL/ELPT. Di bagian ini terdapat 3 (tiga) bagian dengan karakter yang berbeda. Misalnya, Part A yang berisi 30 (tiga puluh) dialog pendek yang langsung diikuti oleh pertanyaan. Hampir sebagian besar soal di section ini berupa pemahaman, bukan dictation. Sehingga, ‘menangkap’ setiap kata atau bunyi yang diperdengarkan saja belum cukup karena tahap berikutnya adalah mahasiswa harus mampu memahami dan, kemudian, memilih jawaban yang biasanya berisi sinonim dari kata atau frasa yang telah diperdengarkan.

Berikut ini tips persiapan sebelum tes:

  • Usahakan datang 30 hingga 15 menit sebelum tes tiba untuk bisa beradaptasi dengan ruangan tes
  • Siapkan semua perlengkapan, mulai dari alat tulis, penghapus, hingga nomor tes. Sediakan juga alat tulis cadangan jika sewaktu-waktu di tengah jalan pensil terputus
  • Tenangkan diri dan berdoa
  • Atur konsentrasi, usahakan semangat jangan menurun. Jaga kestabilan kosentrasi untuk menjawab soal hingga selesai.
  • Saat tiba pada kategori listening, perhatikan seksama conversation antara dua orang maupun single lecture. Jangan tergesa, dengarkan perintah pada conversation
  • Grammar, kategori ini memang dirasa paling sulit. Namun yang pertama harus dilakukan adalah analisis kalimat, tentukan subjek, predikat, dan objek kalimat. Subjek dan predikat tidak selalu terangkai dalam satu rangkaian, tetapi bisa terpisah. Analisa tenses dan juga pola kalimat. Untuk itu, sangat penting untuk memperkaya pengetahuan gramatikal bahasa Inggris.
  • Reading, merupakan bagian terakhir ELPT. Sebagian besar mahasiswa mengalami penurunan semangat pada babak ini karena sudah terkuras di sesi pertama dan kedua. Namun, reading juga membutuhkan kosentrasi lebih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *