Senin , 19 Februari 2018
Home / Berita Pendidikan / 10 SMP di Kota Yogyakarta Tak Dapat Gelar UNBK Mandiri
UNBK
Siswa mengikuti simulasi Ujian nasional berbasis komputer (UNBK)

10 SMP di Kota Yogyakarta Tak Dapat Gelar UNBK Mandiri

Edupost.id – Setidaknya ada 10 SMP di Kota Yogyakarta dimungkinkan tak dapat menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara mandiri. Oleh karenanya, sekolah-sekolah ini akan menggelar UNBK dengan cara bergabung dengan sekolah lainnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Sugeng Subono mengatakan, sekolah yang harus bergabung dengan sekolah lain itu adalah SMP Budi Luhur, SMP Islam, SMP “17” 1 dan SMP “17” 2, SMP Perak, SMP Bhinneka Tunggal Ikan, SMP Bopkri 10 serta SMP Bopkri 2.

“Sekolah yang harus bergabung atau mengikuti ujian di sekolah lain biasanya tidak memiliki sarana prasarana yang memadai atau jumlah peserta ujian tidak memenuhi syarat untuk menyelenggarakan ujian secara mandiri,” katanya.

Sekolah-sekolah tersebut akan bergabung ke SMP lain yang lokasinya berdekatan. Selain itu, mereka juga bisa menumpang ujian di SMK.

Sugeng menyebut, SMP di Kota Yogyakarta biasanya memiiliki jumlah komputer yang memadai untuk menggelar ujian dalam tiga shfit. Namun, sekolah tetap mengupayakan agar ujian diselenggarakan dalam dua shift.

Pertimbangannya adalah, untuk menjaga kondisi siswa sehingga mereka tidak mengerjakan ujian saat siang hingga sore hari. Untuk itu, pihak sekolah berupaya menyediakan tambahan komputer.

UNBK SMP di Kota Yogyakarta pada tahun ini tercatat sebanyak 8.092 peserta. Sesusi jadwal, mereka akan menggelar ujian pada akhir April dengan empat mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA.

Check Also

UNBK 2016

UNBK Tahun Ini, Server Jangan sampai Eror Lagi

Edupost.id – Server Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dinilai masih perlu penyempurnaan. Ini penting dilakukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *