Minggu , 11 Desember 2016
Home / Berita Pendidikan / 15 Kepala Madrasah di DIY Dilantik
15 Kepala Madrasah di DIY
15 Kepala Madrasah di DIY Dilantik (foto: DIY)

15 Kepala Madrasah di DIY Dilantik

Edupost.Id – Sebanyak 15 kepala madrasah (kamad) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY secara resmi telah dilantik, (18/11). Pelantikan dipimpin oleh Kepala Kanwil Kemenag DIY, Prof. Nizar Ali.

“Kedepan saya mohon kepada kamad yang baru dilantik untuk memikirkan madrasah lebih serius. Anda semua merupakan pilihan, lolos tiga besar dan saya lantik, tolong jangan sia-siakan,” pesan Nizar kepada Kepala Madrasah yang baru dilantik.

Seluruh kamad yang dilantik terdiri dari tiga kepala MAN, lima MTsN, dan tujuh MIN di DIY. Tiga kepala MAN yang baru dilantik adalah Moh Fadlil, Lc sebagai Kepala MAN Gandekan Bantul, Akhmad Mustaqim, sebagai Kepala MAN Pakem Sleman, dan Khoiriyatun, M.Sc sebagai Kepala MAN Wates 1.

Di lingkungan MTSN, Hamid Abdul Basit, MSI dilantik menjadi Kepala MTsN Gubukrubuh Gunung Kidul, Ngadiyan, S.Pd.I sebagai Kepala MTsN Karangmojo Gunung Kidul, Drs. Dwinabut sebagai Kepala MTsN Rongkop Gunung Kidul, Supasdi, MSI sebagai Kepala MTsN Semanu Gunung Kidul, dan Drs. Busyroni Majid, M.Si sebagai Kepala MTsN Babadan Baru Sleman

Sementara, dilantik pula M. Abdul Salam, S.PdI menjadi Kepala MIN Jurangjero Gunung Kidul, Drs. Alimus Tofa sebagai Kepala MIN Ngloro Gunung Kidul, Fuatul Khamim, MSI sebagai Kepala MIN Playen Gunung Kidu, Hj. Siti Zumaroh, S.Ag sebagai Kepala MIN Ponjong Gunung Kidul, Widodo, S.Pd.I sebagai Kepala MIN Sindutan Kulonprogo, Hasan Asari, S.Ag sebagai Kepala MIN Tepus Gunung Kidul, dan Ria Ali Wardana, S.Pd.I sebagai Kepala MIN Wonosari Gunung Kidul.

Tak lupa, Nizar meminta kepada seluruh kepala madrasah yang baru dilantik untuk tetap berupaya meningkatkan kualitas madrasah. Kualitas itu secara akademis maupun non akademis. Madrasah harus berupaya mencari bibit unggul siswa berprestasi baik akademis maupun non akademis.

Madrasah harus sejajar dengan sekoah, bahkan lebih maju,” kata guru besar Ilmu Hadist UIN Sunan Kalijaga itu. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *