Kamis , 14 Desember 2017
Home / Berita Pendidikan / 173 Peneliti Muda Ikuti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia
173 Peneliti Muda Ikuti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia
173 Peneliti Muda Ikuti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia

173 Peneliti Muda Ikuti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia

Edupost.id – Tahun ini Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) diikuti 173 siswa SMA/MA yang berkompetisi mempresentasikan penelitiannya di tingkat nasional. Tiga bidang yang diperlombakan yakni Sains dan Teknologi, Matematika dan Rekayasa, dan Sosial dan Humaniora. OPSI tahun ini diadakan di Kota Malang, Jawa Timur, pada tanggal 9-14 Oktober 2017.

Sebelumnya, sekitar 2.000 siswa SMA/MA mendaftar sebagai peserta. Namun, karya penelitian yang masuk hanya sebanyak 1.207. Karya tersebut lalu diseleksi lagi untuk maju ke tingkat nasional, dan menghasilkan 90 karya penelitian dari 173 siswa SMA/MA. Ke-90 karya penelitian itu terdiri dari 38 karya Sains dan Teknologi, 22 karya Matematika dan Rekayasa, dan 30 karya Ilmu Sosial dan Humaniora.

Direktur Pembinaan SMA Kemendikbud Purwadi Sutanto menyampaikan, OPSI bermanfaat sebagai wahana tempat siswa berkreasi melakukan atau menciptakan sesuatu. Selain OPSI, ada juga wahana lain yg diselenggarakan oleh lembaga/kementerian lain, seperti Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

OPSI 2017 dibuka secara resmi dengan ditandai pemukulan gong oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah, didampingi Direktur Pembinaan SMA Purwadi Sutanto, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Saiful Rachman, dan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Fauzan. Acara pembukaan OPSI dimeriahkan dengan pertunjukan gamelan, musikalisasi puisi, dan paduan suara dari SMA Negeri Taruna Nala, Malang.

OPSI diharapkan dapat membangun integritas dan tanggung jawab, kemampuan berpikir logis dan analitis, kemampuan bekerja sama dalam kelompok, keterampilan berkomunikasi, dan kemampuan menulis karya ilmiah. Melalui OPSI, diharapkan dapat mengembangkan budaya meneliti di kalangan siswa dan menjaring peneliti muda yang bisa diikutsertakan dalam kegiatan penelitian di tingkat internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *