Kamis , 21 September 2017
Home / Berita Pendidikan / 35 Seniman Dikirim Mengajar di Daerah 3T
seniman mengajar kemendikbud
Program Seniman Mengajar Kemendikbud RI

35 Seniman Dikirim Mengajar di Daerah 3T

Edupost.id – Sebanyak 35 seniman mengajar di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) dalam program yang diusung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Mereka akan mengajar kesenian sesuai bidang seninya masing-masing selama satu bulan, yakni pada 9 Agustus hingga 11 September 2017.

Para seniman itu akan mengajar di tujuh daerah, yaitu Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara; Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu; Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara; Mandalika, Nusa Tenggara Barat; Morotai, Maluku Utara; Tanjung Lesung, Banten; dan Danau Toba, Sumatera Utara. 

Di daerah 3T, para seniman akan berbagi ilmu dan pengalamannya kepada masyarakat yang berada daerah 3T dengan menjunjung kearifan lokal. Program Seniman Mengajar diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat di daerah 3T, dan dapat menjalin kerja sama dengan para seniman lokal sehingga dapat meningkatkan kualitas ekspresi seni dan penguatan identitas budaya di daerah 3T.
 
Pengiriman seniman pada bulan Agustus ini merupakan tahap kedua dari Program Seniman Mengajar. Sebelumnya, tahap pertama telah berlangsung pada bulan Mei 2017 dengan melibatkan 15 seniman. Seniman Mengajar tahap pertama diselenggarakan di tiga daerah 3T, yaitu Natuna, Kepulauan Riau; Kapuas Hulu, Kalimantan Barat; dan Belu, Nusa Tenggara Timur.
 
Program Seniman Mengajar merupakan kegiatan mengajarkan kesenian oleh seniman kepada masyarakat/ komunitas/ sanggar yang berada di daerah 3T. Para seniman membuat materi ajar, dan membuat dokumentasi (audio-visual) selama kegiatan. Setiap seniman mengajar per kelas antara 10-30 orang.  Mereka berbagi ilmu dan keahlian dengan seniman lokal yang mewakili sanggar/ komunitas. Pada akhir program, para seniman mempresentasikan apa yang telah dikerjakannya di daerah pelaksanaan kegiatan. Dalam melaksanakan program Seniman Mengajar ditekankan prinsip – prinsip : partisipatif, dialogis, dan transformasi. (Kemendikbud/ IK-SS)

Check Also

seniman mengajar kemendikbud

Pendaftaran “Seniman Mengajar” di Daerah Terpencil Mulai Dibuka

Edupost.id – Pendaftaran kegiatan “Seniman Mengajar” yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *