Senin , 11 Desember 2017
Home / Berita Pendidikan / APTISI Yogyakarta Beri Pembinaan PTS Tidak Sehat
Menelisik-Urgensi-Akreditasi-PTS-di-Daerah
Ilustrasi: Lulusan Perguruan Tinggi (Foto: collegecandy)

APTISI Yogyakarta Beri Pembinaan PTS Tidak Sehat

Edupost.id, Yogyakarta – Sejumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih belum memenuhi standar nasional pendidikan perguruan tinggi. Karena itu, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) melakukan pembinaan kepada PTS yang tidak sehat, melalui program kebersamaan Perguruan Tinggi Swasta. Salah satu yang dilakukan adalah dengan melakukan pemanfaatan laboratorium PTS bersama.

Hal itu dikemukakan Ketua APTISI Wilayah V Yogyakarta, Kasiyarno dalam sambutannya pada Pelantikan Pengurus APTISI Wilayah V Yogyakarta di Bangsal Kepatihan Yogyakarta beberapa waktu lalu. Menurutnya, jumlah PTS yang tidak sehat sekitar 60 persen dari total PTS DIY. Sementara, jumlah PTS di DIY mencapai 106 PTS.

Kasiyarno mengatakan, jika dilakukan pembinaan terhadap PTS tidak sehat, Kasiyarno yakin kualitas pendidikan yang dihasilkan seimbang. Tidak ada lagi kesan di masyarakat adanya PTS kelas satu, dua, atau tiga.

“Masyarakat yang mendaftar tidak akan ragu memilih mana perguruan tinggi yang diinginkan, program studi apa karena banyak. Diharapkan mahasiswa juga mendapat layanan yang sama tidak di kelas satu, dua atau tiga”, ungkapnya.

Dalam kepemimpinannya ini Kasiyarno berharap, masyarakat bisa menilai semua PTS di DIY bagus tanpa adanya diskriminasi. Ia juga ingin membangun sinergi antara PTS besar dan PTS kecil kaitannya sumber daya, harapannya ada kerjasama dari dua belah pihak agar bisa sama-sama saling memberikan manfaat, saling mengisi, agar disparitas di antara keduanya tidak terlalu jauh. PTS juga mengalami peningkatan baik akreditasi program studi dan institusi.

Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) itu menambahkan, pihaknya tengah merencanakan pembuatan web APTISI Wilayah V yang komprehensif, yang nanti bisa diisi anggota APTISI di Yogyakarta. Website APTISI sedianya akan dinamakan ‘Jogjaveritas’, dengan bentuk domain alamat ac.id. Web ini juga akan menjadi salah satu “branding” PTS di Yogyakarta sekaligus meneguhkan kualitas DIY sebagai Kota Pendidikan Terkemuka di Asia Tenggara.

Kasiyarno terpilih kembali menjadi Ketua APTISI periode ini lewat Musyawarah Wilayah APTISI. Pada periode sebelumnya, ketua APTISI Yogyakarta juga dijabat oleh Kasiyarno. (Andi)

Check Also

Pakar Hukum Unpad Dianugerahi Habibie Award

Pakar Hukum Unpad Dianugerahi “Habibie Award”

Edupost.id – Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Padjadjaran (UNpad), Prof. Bagir Manan dianugerahi “Habibie Award …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *