Jumat , 26 Mei 2017
Home / Berita Pendidikan / Bahas Pendidikan Tinggi, BEM SI Ikuti RDPU Komisi X DPR RI
BEM-SI-ikuti-RDPU-komisi-x-dpr-ri
BEM SI Ikuti RDPU Komisi X DPR RI (foto: BEM SI)

Bahas Pendidikan Tinggi, BEM SI Ikuti RDPU Komisi X DPR RI

Edupost.id, Jakarta – BEM Seluruh Indonesia bersama dengan BEM Nusantara dan FL2MI menghadiri undangan komisi X DPR-RI dalam agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), (1/6). Pertemuan tersebut membahas beberapa persoalan yang terjadi di pendidikan tinggi.

Delegasi BEM Seluruh Indonesia dihadiri UNJ, Unsoed, UI, UGM, IPB, UNISRI, PNJ, ITB dan Unnes. Rapat Dengar Pendapat Umum tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi X Teuku Riefky Harsya.setelah dibuka dilanjutkan dengan pemaparan perwakilan dari BEM SI mengenai persoalan yang terjadi di pendidikan tinggi.

Ihsan menyampaikan, beberapa persoalan dalam pendidikan tinggi diantaranya turunnya anggaran pendidikan tinggi dari tahun sebelumnya. Kemudian, turunnya kuota beasiswa dan bidikmisi serta naiknya UKT dari tahun ke tahun. Selain itu, adanya pungutan dalam wujud sumbangan pengembangan institusi (SPI) yang tidak sesuai dengan spirit uang kuliah tunggal.

Persoalan yang dipaparkan tersebut diterima anggota komisi X yang hadir pada rapat tersebut. Pihak Komisi memberikan beberapa respon, diantaranya:

1. Komisi X membenarkan adanya pengurangan anggaran dikti dikarenakan defisit anggaran yang dialami negara akibat tidak tercapainya target penerimaan negara

2. Akan ada indikasi pengurangan anggaran dikti dalam APBN-P sebesar 1,8 T yang turut berdampak pada penyelenggaraan akademik di Perguruan tinggi

3. Komisi X menegaskan tak pernah melakukan pemotongan anggaran sebagaimana tudingan beberapa pihak yang mengatakan DPR melakukan pemotongan anggaran

4. Komisi X turut mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam hal penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui Kemenristeksikti di tengah fokus pemerintah dalam hal pembangunan infrastruktur, sehingga perlu ada evaluasi terhadap sektor ini karena pendidikan tinggi tidak boleh dikorbankan dengan dalih pembangunan infrastruktur

5. Komisi X berkomitmen akan memperbaiki rumusan alokasi anggaran dikti agar problem yang lahir karena disebabkan oleh berkurangnya anggaran tersebut seperti kenaikan UKT, kuota beasiswa dan bidikmisi serta SPI tidak terjadi

6. Komisi X menawarkan skema perbaikan tersebut lewat pemotongan anggaran dari kementerian-kementerian lain yang tidak bersinggungan langsung dengan dunia pendidikan, memotong pengeluaran-pengeluaran negara yang tidak penting dan melakukan evaluasi terkait apakah selama ini anggaran yang dibuat telah tepat sasaran dalam hal
peruntukannnya lewat neraca perguruan tinggi

7. Terakhir, komisi X akan selalu berkomitmen untuk memperbaiki kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dan mengajak mahasiswa untuk bersama-sama memberikan masukan dan terlibat secara aktif dan pasif untuk bersama-sama memberikan masukan dan solusi dalam perbaikan penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia.

RDPU diakhiri dengan penyerahan kajian pendidikan yang disampaikan langsung Koordinator Pusat BEM SI, Bagus Tito Wibisono kepada Ketua Komisi X Teuku Rifky Hasya. (IK-SS)

Baca juga: Aksi BEM SI, 39 Presiden Mahasiswa Audiensi di Istana Negara

Check Also

BEM SI. jpg

Ini Tujuh Fakta Aksi BEM SI 14 Februari Menurut Mahasiswa

Edupost.ID – Sejumlah mahasiswa PNJ, UNJ, STEI, SEBI, IPB dan beberapa pengurus BEM dari Universitas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *