Kamis , 30 Maret 2017
Home / Berita Pendidikan / Bantah Larang Nonton Anime, Kemdikbud Adukan Akun Palsu
Kemdikbud
Kemdikbud RI

Bantah Larang Nonton Anime, Kemdikbud Adukan Akun Palsu

Edupost.id- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud melaporkan akun penyebar berita palsu (hoax) ke Facebook. Akun palsu yang mengatasnamakan Kemendikbud itu membuat berita palsu yang melarang masyarakat bermain game serta menonton tayangan kartun jepang.

Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Kemendikbud, Sukiman, membantah berita tentang larangan bermain game dan menonton anime. Ia mengatakan, “Kami dari Kemendikbud tidak (pernah) membuat statement seperti itu. Jadi bisa dikonfirmasikan bahwa informasi itu tidak benar, alias palsu,” ujar Sukiman pada awal tahun baru 2017.

Sementara itu, pengelola media sosial Kemendikbud yang berada di bawah Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat BKLM telah memblokir akun tersebut setelah melakukan pengaduan pada manajeman Facebook Indonesia.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas mengenai antisipasi perkembangan media sosial, Presiden Joko Widodo meminta aparat kepolisian untuk melakukan penegakan hukum terhadap pemilik akun media sosial yang mengandung fitnah, kebencian, dan provokatif. “Media sosial sebaiknya dikembangkan ke arah produktif, mendorong kreativitas dan inovasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Presiden Jokowi, beberapa pekan lalu di Istana Negara.

Saat ini, akun resmi Kemendikbud telah disukai oleh 1.925.868 pengguna Facebook. Angka tersebut berbeda jauh dengan akun palsu yang hanya disukai sebanyak 966 orang. Selain itu, akun resmi Kemendikbud juga telah diverifikasi oleh Facebook, sehingga memiliki tanda centang biru.

Selain Facebook, Kemendikbud juga memiliki akun resmi di media sosial lain yang juga sudah terverifikasi, yaitu Twitter: @Kemdikbud_RI , Instagram: kemdikbud.ri, dan Youtube: KEMENDIKBUD RI. Kemendikbud juga memiliki laman informasi resmi atau website, yaituwww.kemdikbud.go.id . (Inan)

Check Also

Indonesia Siap Gelar Olimpiade Sains Internasional di Bali

UN 2017, Siswa Bisa Pilih Sendiri Mata Pelajarannya

Edupost.id – Kebijakan baru dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy terkait ujian nasional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *