Jumat , 24 November 2017
Home / Berita Pendidikan / Beredar Video Anak SD Nyaris Diculik di Sekolahnya
siswa SD
Ilustasi. Siswa SD

Beredar Video Anak SD Nyaris Diculik di Sekolahnya

Edupost.id – Beberapa hari ini netizen dihebohkan oleh beredarnya sebuah video pengakuan seorang anak SD yang nyaris diculik di depan sekolahnya. Dalam video itu diketahui, nama anak itu adalah PI yang merupakan siswa SD Negeri di Tanjung Duren Jakarta Barat.

Dalam video yang direkam oleh seseorang yang diduga adalah gurunya ini, PI mengungkap kalau sekitar pukul 13.00 sepulang sekolah ia jajan di depan sekolah bersama dengan dua orang temannya. Tiba-tiba ada seorang pria yang membekap mulutnya dari belakang.

“Awalnya aku lagi jajan, terus pas aku pulang aku diginiin (tangan membekap mulut), terus aku gigit dan langsung aku lari,” cerita bocah berambut panjang berseragam merah putih dengan ini.

Tak hanya itu, PI juga bercerita tentang sosok yang membekapnya adalah laki-laki tua. Saat lari, dia dan dua temannya juga melihat ada dua anak laki-laki kecil berseragam disekap dalam sebuah mobil hitam.

Sayangnya, bocah perempuan itu tak bisa ingat jenis dan nomor mobil orang yang berusaha menculiknya. Dia hanya ingat, di dalam mobil itu juga ada seorang laki-laki berumur paeuh baya.

“Tangannya diiket, terus mulutnya dilakban. Nangis anaknya, tapi enggak bisa teriak. Loncat-loncat di mobil,” kata PI lagi.

Usai menceritakan upaya penculikan itu, seorang perempuan dewasa dalaa video itu mengingatkan PI agar selalu waspada terhadap orang asing. Bila terjadi sesuatu yang mencurigakan, harus segera lari ke dalam sekolah lalu mencari bapak ibu guru.

“Temannya juga harus gitu, kalau ada yang dinakalin sama orang langsung gigit aja. Terus sebagian masuk ke sekolah panggil bapak ibu guru, yang penting ngelawan,” pesan guru perempuan dalam video itu. (Andi)

Check Also

Polisi Sebut Siswi PI Bohong Diculik, KPAI Siap Dampingi

Edupost.id – Terkait beredarnya pengakuan siswi SD berinisial PI di Jakarta Barat tentang percobaan penculikan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *