Selasa , 27 Juni 2017
Home / Berita Pendidikan / Budaya Literasi kunjungi Tasikmalaya

Budaya Literasi kunjungi Tasikmalaya

Edupost.id- Bunda Literasi Jawa Barat, Netty Heryawan semnagat galakan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan Sosialisasi Jabar Tolak kekerasan pada Anak di sekolah-sekolah Jawa Barat.

Kali ini Netty berkunjung ke SMAN 1 Kota Tasikmalaya dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Ahmad Hadadi. Saat berinteraksi dengan siswa mengenai kesukaan siswa disekolah, turut membuat Netty miris dengan jawaban siswa yakni adanya jam kosong, guru rapat, tidak ada ulangan dan PR.

“Gimana caranya jadi pemimpin bangsa? Kalau kalian berpikir untuk maju untuk sukses tapi jam kosong terus menerus, guru rapat dan pulang cepat,” pungkas Netty dihadapan para guru dan siswa SMAN 1 Tasikmalaya.

Menurutnya, ada sikap bahaya melingkup siswa karena tidak suka membaca yang akhirnya dilindas jaman. Itu artinya Indonesia mengalami lompatan yang luar biasa dari masyarakat plariteral ke digital.

“Jumlah ponsel di Indonesia melebihi jumlah populasi yaitu 250 juta jumlah penduduk sedangkan 281.4 juta ponsel,” kata Netty.

Begitupun yang digambarkan oleh pesani dari hasil uji Programme For The International Assessment of Adult Competencies (PIAAC) tentang kemampuan seseorang dalam menyelesaikan masalah.

Melalui ponsel banyak yang dapat dilihat yang semua belun tentu baik dan bermanfaat. “Karena media membuat segala sesuatu menjadi absurd, yang benar jadi salah yang salah jadi tuntutan,” ungkapnya.

Netty juga menegaskan, Gerakan Literasu Sekolah dapat meningkatkan minat baca dikalangan pelajar di Jawa Barat. Melalui membaca generasi muda mampu literasi media, masalah dan kondisi sehingga tidak terlena oleh jaman. (Inan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *