Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Buka Pentas PAI, Menteri Agama : Wadah Pantau Potensi Anak
Buka Pentas PAI, Menteri Agama Wadah Pantau Potensi Anak
Buka Pentas PAI, Menteri Agama Wadah Pantau Potensi Anak

Buka Pentas PAI, Menteri Agama : Wadah Pantau Potensi Anak

Edupost.id – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin secara resmi membuka Pentas Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Tingkat Nasional ke VIII Tahun 2017 di taman Shulthanah Shafiatuddin, Aceh, Senin (09/10) malam.

Disampaikan Menag, Pentas PAI sesungguhnya merupakan kebutuhan kita semua. Melalui kegiatan ini, orang tua yang memiliki anak belajar di Sekolah Dasar hingga SMA/SMK dapat mengetahui bagaimana pengetahuan, bakat, minat, dan keterampilan yang dimiliki oleh anak-anak di bidang Pendidikan Agama Islam (PAI).

“Kita sebagai masyarakat dapat mengetahui bagaimana potensi-potensi Pendidikan Agama Islam yang dimiliki oleh para generasi muda, sehingga kita dapat menatap masa depan bangsa dan negara yang lebih baik”, kata Menag.

Bahkan, lanjut Menag, dengan Pentas PAI ini dapat diketahui bagaimana tingkat ketuntasan dan ketercapaian proses Pendidikan Agama Islam yang selama ini dilakukan. Tidak hanya itu, penyelenggara, aparatur pemerintah, dan legislasi kebijakan pendidikan dapat mengetahui bagaimana pembinaan dan pemantauan serta evaluasi atas perkembangan keberhasilan penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam secara nasional.

“Penyelenggaraan Pentas PAI memiliki makna dan posisi yang sangat strategis, di antaranya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pendidikan Agama Islam,” ujarnya.

Mengusung tema “Merawat Keberagaman, Memantapkan Keberagamaan”, Pentas PAI tahun 2017 ini menurut Menag Lukman sangat penting untuk digelorakan di tengah masyarakat sesuai konteks dan karakteristik keindonesiaan yang beragam.

“Pendidikan Agama Islam, sudah seharusnya dikontekskan dengan karakteristik keindonesiaan, yang memang tidak terpisah dari keragaman dalam banyak aspeknya, di satu sisi, dan nilai-nilai religiusitas dan keagamaan di sisi yang lain,” ucap Menag.

Pada acara pembukaan, tampak hadir, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, sejumlah pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian Agama, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi se-Indonesia, Alim ulama, teungku, dan tokoh masyarakat Aceh.

Acara berlangsung meriah dengan penampilan tarian Peumulia Jamee, defile peserta dari 34 provinsi, dan pertunjukkan seni lainnya yang mengundang antusias ribuan masyarakat Aceh yang memadati area lokasi acara pembukaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *