Minggu , 23 Juli 2017
Home / Berita Pendidikan / Cegah Kecurangan, Pelajar SMA Jadi Pengawas Pilkada
Pilkada
Pilkada (foto: rumahpemilu)

Cegah Kecurangan, Pelajar SMA Jadi Pengawas Pilkada

Edupost.id – Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah serentak 2017, Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Kota Yogyakarta mengajak siswa SMA/SMK atau sederajat terlibat aktif dalam proses pilkada. Mereka akan menjadi relawan dan melaporkan apabila terjadi pelanggaran. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kampanye terselubung di sekolah yang sangat mungkin terjadi menjelang pilkada.

Selain para siswa, Panwas juga menggandeng para guru PKn untuk terlibat aktif dalam pengawasan Pilkada di sekolah. Para siswa dan guru mendapat pengarahan mengenai pengawasan Pilkada di Hotel LPP Garden, (8/9). Dalam sosialisasi Pemilih Pemula ini, para siswa dan guru dibekali pengawasan pelanggaran pemilu dan tindak pelaporan.

“Selain kegiatan kerelawanan, mereka bisa mengawasi semisal mengirimkan foto kepada Panwas atau melalui Media Sosial bila ditemukan pelanggaran soal Pilwalkot,” ujar ketua Panwas Kota Yogyakarta, Agus Muhammad Yasin kepada Edupost.id.

Ditambahkan, pengawasan di tingkat sekolah memang masih rendah karena panwas tidak bisa masuk mengawasi saat jam pelajaran berlangsung dan terjadi kampanye terselubung. Oleh karenanya, para siswa yang dilibatkan dalam pengawasan pilkada ini nanti dapat langsung melaporkan ke Panwas bila ada kampanye di dalam sekolah.

Selain mengawasi proses pemilihan kepala daerah, pemilih pemula juga diarahkan untuk ikut melakukan sosialiasi mengenai tindakan pencegahan pelanggaran pada pilkada. Ini penting agar para pemilih pemula memiliki pemahaman dan kesadaran untuk menciptakan pilkada yang bersih.

Ketua Bawaslu RI Muhammad Najib yang hadir dalam kegiatan sosialisasi mengatakan, ekskalasi politik di Kota Yogyakarta pada Pilkada 2017 hampir sama dengan saat pemilihan gubernur sehingga perlu partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk pengawasannya.

Ia berharap, seluruh sekolah di Kota Yogyakarta bisa menggerakkan siswa dan guru untuk menjadi relawan pengawas pilkada sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi publik untuk pengawasan. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *