Selasa , 24 Januari 2017
Home / Berita Pendidikan / Cegah Pungutan, Kemenag Terbitkan Aturan UKT PTKN
Ini-Besaran-UKT-Kedokteran-di-Sejumlah-Kampus
UKT (uang kuliah tunggal)

Cegah Pungutan, Kemenag Terbitkan Aturan UKT PTKN

Edupost.id – Perguruan tinggi negeri dilarang menarik pungutan seperti uang pangkal dan pungutan lain selain Uang Kuliah Tunggal (UKT). Demi mencegah terjadinya hal tersebut, Kementerian Agama telah menerbitkan aturan terkait UKT bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

Aturan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) No 289 Tahun 2016. KMA ini sendiri mengatur UKT bagi program diploma dan sarjana PTKIN tahun akademik 2016/2017 dan berlaku bagi Universitas Islam Negeri (UIN),  Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), serta Sekolah Tinggi  Keagamaan Negeri.

UKT ini dikategorikan atas enam kelompok, berdasarkan kemampuan ekonomi mahasiswa, orang tua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayainya dalam satu semester, yaitu kelompok I, II, III, IV, V dan kelompok Bidikmisi.

Kelompok I range UKT nya 0 – Rp400ribu. Setiap kampus, minimal 5% dari jumlah mahasiswa yang diterimanya harus masuk dalam UKT Kelompok I ini. Adapun UKT kelompok II, III, IV, dan V ditetapkan bervariasi dari Rp600ribu sampai Rp24 juta (Fakultas Kedokteran).

UKT kelompok Bidikmisi ditetapkan Rp 2,4 juta dan hanya diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Pengusulan Bidikmisi dilakukan sejak awal seleksi penerimaan mahasiswa baru. Bagi yang bisa mendapatkan Bidikmisi, maka biaya kuliah akan ditanggung oleh Pemerintah. Selan itu, mahasiswa bidikmisi juga akan mendapatkan uang saku untuk biaya kehidupan sehari-hari.

Adapun pembayaran UKT dilakukan setiap awal semester baru yang besarnya tetap sejak awal semester I. Jika mahasiswa PTKIN membayar UKT sebesar Rp 1 juta pada  semester I, maka  UKT untuk semester berikutnya juga sama. (Kemenag/ IK-SS)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *