Minggu , 22 April 2018
Home / Berita Pendidikan / Dibuka 9 April, Sekolah Kedinasan Ini Sediakan 13.677 Kursi
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) salah satu sekolah kedinasan di Indonesia

Dibuka 9 April, Sekolah Kedinasan Ini Sediakan 13.677 Kursi

Edupost.id – Delapan lembaga pendidikan kedinasan di Indonesia tahun ini membuka kuota 13.677 kursi. Penerimaan calon siswa-siswi/taruna-taruni baru pada lembaga pendidikan kedinasan kembali dibuka pada 9 hingga 30 April 2018.

Kedelapan lembaga kedinasan itu adalah PKN STAN, IPDN, STSN, POLTEKIP dan POLTEKIM, STIN, POLITEKNIK STATISTIKA, STMKG, dan 11 Sekolah Tinggi, POLTEK dan Akademi pada Kementerian Perhubungan.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal https://sscndikdin.bkn.go.id. Calon peserta hanya boleh mendaftar di salah satu program studi dari delapan instansi/lembaga pendidikan kedinasan.

“Bila mendaftar di dua program studi atau lebih maka secara otomatis akan gugur,” jelas Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dwi Wahyu Atmaji, dikutip dari laman Menpan RB.

Pada seleksi sekolah kedinasan ini, peserta harus melalui beberapa tahapan. Salah satu tahapan seleksi adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Untuk tahapan lainnya diatur oleh masing-maisng K/L.

Pada tahap awal, peserta juga harus melalui seleksi administrasi. Setiap peserta yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti SKD dikenakan biaya Rp 50.000,00 berdasarkan PP No. 63/2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Teknis pembayaran akan diatur lebih lanjut dengan Surat Edaran Kepala BKN,” jelas Dwi.

Untuk lembaga pendidikan kedinasan pada Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Badan Pusat Statistik, dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, juga akan dipungut biaya pendaftaran lain yang diatur oleh masing-masing instansi.

Kementerian PANRB mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang bermula dari informasi penerimaan siswa-siswi/taruna-taruni ini, kemudian berlanjut menawarkan jasa untuk membantu dengan meminta sejumlah imbalan.

“Apabila ada oknum atau siapapun yang mengiming-imingi bisa membantu dan meminta sejumlah uang atau imbalan, segera laporkan ke penegak hukum. Hal tersebut patut diduga penipuan,” tegasnya.

Check Also

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)

Ingin Jadi CPNS? Ini 9 Sekolah Kedinasan yang Bisa Anda Coba

Edupost.id – Para pelajar SMA/SMK/MA yang memasuki tahun terakhir, pastinya mulai memikirkan rencana ke depan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=