Kamis , 19 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Dikti: Perpres Ini Permudah Akses Dana Penelitian
Dikti-Perpres-Ini-Permudah-Akses-Dana-Penelitian
Perpres Akses Dana Penelitian.

Dikti: Perpres Ini Permudah Akses Dana Penelitian

Edupost.id – Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) melalui Kementerian Keuangan baru saja menetapkan Peraturan Menteri untuk mempermudah akses dana pendidikan. Perpres Nomor 106/PMK.2/2016 berisi tentang Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2017. Di dalamnya terdapat pengaturan mengenai Standar Biaya Keluaran yang berlaku untuk Sub Keluaran (Sub Output) Penelitian.

“Mengimplementasikan PMK No 106/PMK.2/2016,  pada saat ini Kemenristekdikti sedang menyiapkan petunjuk teknis berupa “Pedoman Pembentukan Komite Penilaian dan Tatacara Pelaksanaan Penilaian Penelitian Menggunakan Standar Biaya Keluaran Tahun 2017” untuk Sub Keluaran (Sub Output) Penelitian,” ujar Menristekdikti, Mohamad Nasir.

Salah satu terobosan penting, tambahnya, dalam PMK No 106/PMK.2/2016 adalah pelaksanaan anggaran berorientasi pada keluaran hasil akhir penelitian sesuai dengan kualifikasi standar kualitas yang telah ditetapkan dalam tata cara pelaksanaan penilaian.

“Meskipun PMK ini mulai diberlakukan bagi Kementerian dan atau Lembaga (K/L), dan Perguruan Tinggi untuk Tahun Anggaran 2017, namun masih tetap dimungkinkan bagi K/L  yang masih menghendaki mekanisme anggaran seperti saat ini,” jelasnya.

Pedoman ini meliputi panduan mengenai tata cara penggunaan satuan biaya, mekanisme perolehan tambahan biaya, Komite Penilai, dan mekanisme penilaian. Karena pedoman ini akan menjadi acuan dalam penyusunan anggaran penelitian pada tahun 2017, Meristekdikti berjanji untuk dapat menyelesaikan pedoman ini dalam waktu yang tidak terlalu lama, paling lama satu bulan kedepan sudah selesai.

Selain itu mengingat penelitian sering memerlukan waktu panjang, maka jaminan keberlanjutan riset melalui Multi Year Block Grant (MYBC) juga menjadi pre-requisit yang harus diberikan kepada para peneliti, agar mereka mampu berkarya lebih baik dan berkualitas. Untuk ini, Kemristekdikti terlibat dalam proses revisi “Perpres 54 Tahun 2010”, tentang Pengadaan Barang dan Jasa, yang sekarang sedang didiskusikan. (Ristekdikti/Nisa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *