Sabtu , 21 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Forum Senat Akademik Angkat Peran Strategis Perguruan Tinggi
forum-senat-akademik
Forum Senat Akademik (SA) dari sebelas Perguruan Tinggi Negeri badan hukum (PTNbh), 25 sd 27 Mei 2016 di ITB Bandung. foto : ipb

Forum Senat Akademik Angkat Peran Strategis Perguruan Tinggi

Edupost.id, Bandung – Forum Senat Akademik (SA) dari sebelas Perguruan Tinggi Negeri badan hukum (PTNbh) yang terdiri dari IPB, UI, ITB, UGM, UNAIR, USU, UPI, ITS, UNDIP, UNPAD dan UNHAS telah melakukan pertemuan pada tanggal 25 sampai dengan 27 Mei 2016 di ITB Bandung.

Tujuan dari pertemuan tersebut adalah membahas Standar Nasional Pendidikan Tinggi, implementasi Program Profesi Insinyur, sharing pengalaman antar PTNbh, organisasi dan Program Kerja Forum SA PTNbh, kerjasama akademik (pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat), fungsi dan tugas guru besar, dan pembentukan karakter untuk membangun daya saing bangsa.

Pada pertemuan tersebut menghadirkan Direktur Penjaminan Mutu Ditjen Belmawa Kemenristekdikti, Aris Junaedi yang menyampaikan tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Pembicara kedua adalah Djoko Santoso, Tim Kerja Dewan Insinyur Indonesia dengan materi Tantangan dan Prospek Implementasi Program Profesi Insinyur.

Pertemuan SA PTNbh telah menyepakati membentuk kepengurusan Forum SA (FSA) dan disetujui bahwa Ketua Forum SA PTNbh untuk periode 2016/2017 adalah Indratmo Soekarno (Ketua SA ITB), dan Wakil Ketua adalah Tridoyo Kusumastanto (Ketua SA IPB).

IPB dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggara Pertemuan Forum SA PTNbh pada tahun 2017 dan Prof. Dr. Tridoyo Kusumastanto sebagai Ketua FSA-PTNbh 2017/2018.

Forum SA PTNbh di akhir pertemuannya mengeluarkan deklarasi yang ditandatangani oleh sebelas Ketua SA PTNbh. Deklarasi tersebut pada dasarnya berisi:

  1. Pimpinan Senat Akademik sebelas Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNbh) bersepakat untuk membentuk wadah komunikasi dan kerjasama dengan sebutan “Forum Senat Akademik Perguruan Tinggi Badan Hukum (FSA-PTNbh)”;
  2. FSA-PTNbh berlandaskan pada azas kemitraan, kesetaraan, independensi, keadilan, non-politik, sinergi, serta semangat kolegialitas. Masing-masing perguruan tinggi negeri badan hukum berstatus sebagai entitas otonomi yang memiliki kebebasan dalam menentukan sikap dan pandangannya, namun tetap menghormati sikap dan pandangan perguruan tinggi negeri badan hukum lainnya;
  3. FSA-PTNbh berperan sebagai mitra strategis sekaligus kelompok pendorong bagi pemerintah dan pihak pemangku kepentingan lainnya dalam memperjuangkan kepentingan bersama perguruan tinggi negeri di Indonesia pada umumnya, dan perguruan tinggi badan hukum pada khususnya dalam berbagai aspek dan isu yang relevan;
  4. FSA-PTNbh menjalin kerjasama yang strategis dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, guna mengembangkan ilmu pengetahuan, membina sumberdaya insani yang berkualitas, dan membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia;
  5. FSA-PTNbh mengadakan pertemuan sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun, dilaksanakan secara bergantian diantara anggotanya, untuk saling bertukar informasi, pengalaman dan pemikiran, serta menyusun program kegiatan dan mencari penyelesaian masalah bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *