Jumat , 20 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Guru Dipukul Orangtua Siswa di Makassar Hebohkan Dunia Maya
Guru-Dipukul-Orangtua-Siswa-di-Makassar-Hebohkan-Dunia-Maya
Dasrul tengah Melaporkan Penganiayaan yang Diterimanya di Polsek Tamalate. (Foto: bbcindonesia)

Guru Dipukul Orangtua Siswa di Makassar Hebohkan Dunia Maya

Edupost.id – Seorang guru yang dipukul orangtua siswa beberapa waktu lalu di Makassar menghebohkan dunia maya. Pasalnya tidak sedikit dari pegguna media sosial turut prihatin dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini. Guru SMAN 2 Makassar, Dasrul dilaporkan mengalami pemukulan oleh Adnan Ahmad, orang tua siswa yang tidak terima dengan cara Dasrul mendisplinkan anaknya di sekolah.

Kapolsek Tamalate Kompol Aziz Yunus, dilansir BBC Indonesia mengatakan permasalahan bermula saat siswa tersebut tidak membuat tugas menggambar. “Karena ditegur, anak ini memaki dengan bahasa kasar Makassar, guru kemudian menampar bermaksud mendisiplinkan, tamparan tanpa tenaga saja tidak berbekas,” katanya. “Anak ini mengadu ke orang tuanya,” tambhanya.

Adnan Ahmad kemudian datang dan memukuli Dasrul hingga mengalami luka-luka dan patah di bagian ujung hidung. Kini, Adnan Ahmad dan anaknya (berusia 15 tahun) yang turut memukul gurunya ketika insiden terjadi sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dituntut dengan pasal 170 KUHP dengan maksimal tujuh tahun penjara.

Foto Dasrul pasca penganiayaan, menjadi viral di dunia maya dan mendatangkan banyak simpati dan marah pengguna media sosial. Sebagian meminta anak itu di keluarkan segera dari sekolah. “Semoga pak guru mendapatkan keadilan,” kata Lili Anisah.

Pengguna Facebook bernama Sukses Seringgu melihat ada perbedaan besar dari perubahan jaman. “Kalau dulu waktu saya masih sekolah, begitu dengar anaknya dapat hukuman atau bahkan ditempeleng sama guru karena melakukan kesalahan di sekolah, justru orang tua akan sangat berterima kasih sama gurunya karena hukuman tersebut akan membuat siswa jera.”

Sementara itu melalui akun twitter pribadi Walikota Bandung, ridawan Kamil menyampaikan keprihatinannya. “Guru adalah pengganti orangtua saat di sekolah. Percayakan sepenuhnya dalam mendidik anak-anak kita,” tulisnya. (Nisa)

 

Check Also

Guru-Dipukul-FSGI-Sekolah-dan-Orangtua-Tidak-Harmonis

Guru Dipukul, FSGI: Sekolah dan Orangtua Tidak Harmonis

Edupost.id – Banyaknya kasus guru yang dikriminalkan orangtua dinilai Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *