Selasa , 23 Mei 2017
Home / Berita Pendidikan / Guru Dipukuli Orangtua Siswa, Ini Kronologi Sebenarnya
guru
Ilustrasi. Guru

Guru Dipukuli Orangtua Siswa, Ini Kronologi Sebenarnya

Edupost.id – Kasus pengeroyokan Dasrul, guru SMKN 2 Makassar, kini bergulir di kepolisian. Si pelaku ayah anak, Adnan dan Alif, sudah ditetapkan sebagai tersangka. Belakangan, giliran Adnan dan Alif yang melapor balik Dasrul. Dalam laporan itu, Adnan melaporkan pemukulan yang dilakukan Dasrul terhadap anaknya. Namun, kabar pemukulan itu adalah kebohongan belaka.

Muhammad Ramli Rahim, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI) mengungkapkan kronologi pemukulan ini. Berdasarkan informasi dari Patorean Kasim, Wakasek Kesiswaan sekolah setempat, saat masuk sekolah hari itu, Dasrul meminta siswanya agar seluruh tugas rumah segera dikumpulkan. Dan saat itu Alif tidak mengerjakan tugas, sehingga Dasrul memintanya menyelesaikan tugasnya di bagian belakang kelas.

Alih – alih melaksanakan perintah gurunya, Alif justru mondar mandir sambil bersungut-sungut. Tak terima dengan perintah gurunya, akhirnya dia berteriak “Guru Sun**la”. “Perkataan itu dalam bahasa Makassar amat sangat kasar sehingga gurunya mendatanginya, tapi Alif justru terjatuh karena kakinya tersandung kursi,” ujar Ramli menjelaskan.

Alif kemudian menghubungi orang tuanya yang bernama Adnan Achmad. Ia mengaku telah diniaya oleh Dasrul. Tak berselang lama Adnan yang menurut kabar adalah aktivis LSM pun langsung masuk sekolah bersama teman-teman LSM-nya. Begitu bertemu guru Dasrul, ia langsung memukul guru itu. Tak hanya ayahnya, Alif pun tak mau ketinggalan dan ikut menghajar sang guru.

Batang hidung Dasrul pun patah dan darah bercucuran. Kepala sekolah segera melerai dan mengamankan Dasrul di ruang kepala sekolah. Adnan Achmad masih terus berteriak dan memaki sang guru hingga akhirnya polisi menjemput. Beruntung polisi sigap, jika telat, siswa lainnya yang sudah memasuki masa Istirahat sudah berhamburan hendak menghajar Adnan Achmad bersama Alif.

Untuk itu IGI akan memastikan membela Dasrul dengan segera menunjuk pendamping hukum. pelaku kejahatan terhadap guru dapat dimaksimalkan hukumannya. Selain itu, IGI saat ini menjadi bagian dari proses mempersiapkan UU atau Permendikbud tentang perlindungan guru. (Andi)

Check Also

Guru-Dipukul-FSGI-Sekolah-dan-Orangtua-Tidak-Harmonis

Guru Dipukul, FSGI: Sekolah dan Orangtua Tidak Harmonis

Edupost.id – Banyaknya kasus guru yang dikriminalkan orangtua dinilai Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *