Senin , 5 Desember 2016
Home / Berita Pendidikan / HUT SMKI, Lomba Seni SMP hingga Orasi Budaya
HUT SMKI, Lomba Seni SMP hingga Orasi Budaya
HUT SMKI, Lomba Seni SMP hingga Orasi Budaya (foto: SMKI Yogyakarta)

HUT SMKI, Lomba Seni SMP hingga Orasi Budaya

Edupost.ID – SMKN 1 kasihan Bantul atau yang dikenal dengan SMKI Yogyakarta merayakan Ulang tahun ke 55. Peringatan ini diawali dengan perlombaan Seni Tari Kreasi, Pedalangan, Baca Puisi dan Karawitan tingkat SMP yang digelar Selasa-Rabu (8-9/11) di Pendopo Widhi Widhana. Selain lomba, juga digelar Workshop Seni dari empat program keahlian di SMKI, menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten di bidang masing-masing.

Waka Kesiswaan SMKI, Drs Ardani menjelaskan, peserta yang terlibat dalam perlombaan ini mencapai puluhan SMP se-DIY dengan peserta mencapai ratusan orang. Sebenarnya sejumlah SMP dari Jawa Tengah tertarik mengikuti kegiatan ini, tapi menurutnya, panitia lebih fokus untuk peserta dari DIY.

“Tujuannya untuk mewadahi potensi seni di SMP yang selama ini belum mendapat kesempatan tampil. Sekaligus meningkatkan kompetensi mereka di bidang seni dan membangun regenerasi pelaku kesenian mulai dari tingkat SMP.,” jelasnya.

Menurut Ardani, seluruh peserta lomba nantinya akan mendapat sertifikat yang dapat digunakan ketika ingin masuk SMKN 1 Kasihan tanpa harus mengikuti tes. Sehingga secara tidak langsung perlombaan ini juga upaya mengenalkan SMKN 1 Kasihan pada siswa SMP yang ingin mendalami kesenian.

Kepala SMKN 1 Kasihan Drs Sunardi MPd menambahkan, puncak peringatan HUT ke-55 SMKI Yogyakarta akan digelar Kamis (10/11) melibatkan ratusan seniman lintas generasi. Acara diawali Gamelan Pembuka dari alumni SMKN 1 Kasihan. Setelah itu Orasi Budaya yang direncanakan dari KGPAA Paku Alam X dan Kepala Dinas Kebudayaan DIY.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke Makam Kuncen, Wijaya Brata Tamansiswa dan makam Seniman Imogiri pukul 08.00 WIB. Selanjutnya mulai pukul 09.00 WIB akan digelar tumpengan dilanjutkan pentas kesenian Reog Ponorogo menghadirkan penari dari siswa SMK Ponorogo di Pendopo WidiWidhana.

Terkait dengan lomba siswa SMP, menurut Sunardi, lomba ini sebagai sarana untuk menjaring siswa baru yang memiliki potensi di bidang seni, baik tari, karawitan, mapun pedalangan. Seluruh peserta akan mendapat sertifikat yang berfungsi menjadi tiket masuk ke SMKI tanpa test.

“Lomba ini sebagai tebar tiket. Peserta lomba akan mendapat sertifikat yang bias digunakan untuk mendaftar di SMKI tanpa test,’ terang Sunardi.

(Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *