Kamis , 21 September 2017
Home / Berita Pendidikan / Indonesia jadi Tuan Rumah Ajang Asia – Europe Meeting Forum 2015

Indonesia jadi Tuan Rumah Ajang Asia – Europe Meeting Forum 2015

JAKARTA – Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Asia-Europe Meeting (ASEM) Forum 2015 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali pada 9 hingga 12 Maret 2015.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjadi pelaksana Forum Pembelajaran Sepanjang Hayat 2015 itu, yang juga sebagai ASEM Education Secretariatbekerja sama dengan The ASEM Education and Research Hub for Lifelong Learning (ASEM LLL Hub), Aarhus University, Kementerian Pendidikan Denmark, dan Kementerian Luar Negeri Denmark.

Tema yang diangkat dalam pertemuan tersebut yakni ‘Lifelong Learning: Renewing the Agenda’. Sebanyak 133 peserta akan menghadiri acara tersebut. Mereka merupakan peneliti dari Asia dan Eropa yang tergabung di jaringan ASEM LLL, selain itu hadir pula perwakilan dari Kemendikbud, dan 10 peneliti dari perguruan tinggi di Indonesia.

Ketua ASEM LLL Hub, Claus Holm mengungkapkan, pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat untuk memperbarui sektor pendidikan melalui penyelenggaraan bersama Forum LLL 2015.

“Komitmen jangka panjang untuk mengurangi, dan bahkan menghilangkan kesenjangan dalam mendapatkan akses pendidikan adalah sangat penting,” jelas Holm, seperti dikutip laman ASEM.

Ada tiga topik utama dalam Forum ini, yaitu ‘Defining Global Challenges: What will be the defining challenges for lifelong learning in Europe and Asia in the 21st century’, ‘Drivers for Change: What Drivers for Change Are Creating A Revolutionary of the Educational Landscape-and Where?’, dan ‘Learning Cultures and Change: What do the Differences Between Asian and European Learning Cultures Mean for the Methods and Options for Changing Lifelong Learning Strategies.

Forum ini juga dihadiri oleh Duta Besar (Dubes) Denmark untuk Jakarta Casper Klynge, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Prof. Ainun Naim, dan Dubes Zhang Yan sebagai Direktur Asia-Europe Foundation (ASEF).

Peneliti Indonesia memberikan keynote speech dengan tema ‘Opening Access to Lifelong Learning: Indonesia Experience’ dan perwakilan dari Kemendikbud memberikan paparan dengan judul ‘Indonesian Experiences on Literacy for Life Skills and Entrepreneurship (LLSE)’ dalam sesi paralel dengan subtema ‘Workplace Learning’.

Forum ini bertujuan untuk memfasilitasi para peneliti di seluruh Asia dan Eropa untuk berbagi hasil penelitian, dan pengalaman-pengalaman tentang pembelajaran sepanjang hayat. Harapannya, forum ini akan menghasilkan kerjasama yang lebih erat antara Indonesia dan Denmark, terutama di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Adapun, ASEM merupakan dialog informal yang melibatkan 22 negara di Asia dan 31 negara di Eropa. Pada Pertemuan Puncak ASEM keenam di Helsinki, Finlandia, pada 2006, para kepala negara ASEM menekankan pentingnya pendidikan sebagai investasi yang berharga bagi sumber daya manusia (SDM) yang diwujudkan melalui Pertemuan Tingkat Menteri Pendidikan ASEM, yaitu 1st ASEM Ministerial Meeting on Education-ASEMME di Jerman pada 2008.

Check Also

Hari kiamat

23 September 2017 Bumi Kiamat, Benarkah?

Edupost.id – Seorang Numerolog Kristen, David Meade, meramalkan akan terjadi kiamat pada 23 September 2017. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *