Rabu , 18 Januari 2017
Home / Berita Pendidikan / Ironi UN 2016, Siswa Tunanetra Masih Didiskriminasi
Siswa berkebutuhan khusus mengerjakan ujian nasional
Ilustrasi. Siswa berkebutuhan khusus mengerjakan ujian nasional

Ironi UN 2016, Siswa Tunanetra Masih Didiskriminasi

Edupost.id, Bogor – Ujian nasional (UN) telah berlalu, namun agenda nasional tahunan ini masih menyisakan ironi. Terlebih bagi nasib siswa berkebutuhan khusus, penyandang tunanetra. Mereka masih didiskriminasi, tidak diberi perlakuan khusus saat pelaksanaan UN sehingga mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal.

Hal ini berdasarkan laporan pengaduan UN yang diterima Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). Laporan itu datang dari posko pengaduan UN yang dibuka FSGI beberapa waktu lalu. Sepuluh laporan datang dari Tasikmalaya, Kupang, Kerawang, Medan, Mataram, Karanganyar, Sidoardjo, Makassar dan Jakarta. Salah satunya yaitu tentang ketiadaan soal braille bagi siswa tuna netra karena dinggap mahal.

Berdasarkan data dari FSGI, harga soal ujian braille sebesar Rp. 500 ribu per soal. Namun, seharusnya harga tidak menjadi halangan pemerintah menyediakan soal tersebut. Berdasarkan laporan pengaduan UN di Jakarta, Mataram, Makassar, Karanganyar, dan Sidoarjo menyebutkan bahwa soal ujian sendiri dibacakan langsung pengawas kepada peserta ujian.

Namun, peserta UN tetap merasa kesulitan karena soal yang disertai gambar, simbol, dan grafik tidak dapat dijelaskan pengawas. Sehingga peserta tuna netra dipaksa berimajinasi. Hal tersebut merupakan bentuk diskriminasi pemerintah terhadap penyandang disabilitas. Selain masalah soal braille, terdapat dua masalah lainnya.

Masalah berupa teknis yaitu adanya pemadaman listrik di Tasikmalaya dan Kupang. Selain itu, server tidak bisa terkoneksi ke server pusat di salah satu sekolah di Karawang selama 3 tiga jam. Sehingga para peserta UNBK sempat panik karena terlalu lama menunggu. (Nisa)

Check Also

Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS)

Tahun ini UNS Terima 6.291 Mahasiswa Baru S1

Edupost.id – Tahun ini, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menerima 6.291 mahasiswa baru untuk jenjang …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *