Jumat , 31 Maret 2017
Home / Berita Pendidikan / Jabar Tolak Kekerasan, Program Pendidikan Disiapkan
Stop tawuran
Ilustrasi. Stop tawuran

Jabar Tolak Kekerasan, Program Pendidikan Disiapkan

Edupost.id – Pemerintah Provinsi Jabar mencanangkan wilayahnya menolak kekerasan. Menindaklanjuti hal itu, pihak pemprov telah menyiapkan sejumlah program pendidikan.

“Pencanangan Jabar bebas kekerasan dilatarbelakangi kian meningkatnya kasus kekerasan yang menimpa baik perempuan maupun anak. Kasusnya ada yang terjadi secara individu ataupun terjadi secara masif,” papar Asep Hilman, Kadis Pendidikan Jabar.

Untuk meminimalisir terjadinya kasus kekerasan, dibutuhkan partisipasi semua pihak dan semua program. “Untuk dukungan program pendidikan akan disisipkan dalam berbagai mata pelajaran meliputi Pendidikan Agama, Pendidikan Moral, pendidikan senbi dan Bimbingan Karir (BK),” jelasnya.

Ia menambahkan, antisipasi pencegahan kekerasan, juga akan dilaksanakan dalam pendidikan ekstrakurikuler yang diikuti siswa di sekolah.

Dalam tataran teknis pencegahan kekerasan di sekolah, lanjut Asep, peran guru BK akan lebih ditingkatkan. “Guru tersebut akan mendeteksi potensi terjadinya kekerasan, karena aksi kekerasan bisa saja terjadi di kantin atau sarana lainnya di sekolah,” terangnya.

Pencanangan program Jabar Bebas Kekerasan dilakukan dalam apel “Jabar Tolak Kekerasan” yang dipimpin langsung Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan di Gedung Sate, kemarin Senin (18/7). Apel tersebut ditandai pembacaan ikrar oleh para siswa perwakilan se-Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Aher menyebutkan bahwa setelah dibentuknya P2TP2A Jabar, sekarang daerah ini menjadi percontohan penanganan tindak kekerasan di Indonesia. “Tidak ada kekerasan berupa memarahi, “mempolototi”, atau menghukum secara fisik,” baik di sekolah, di keluarga maupun di lingkungan masyarakat,” harap Aher. (Pemprov Jabar/IK-SS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *