Selasa , 21 November 2017
Home / Berita Pendidikan / Jokowi : Kampus Harus Jadi Garda Depan Perubahan Zaman
mahasiswa
Ilustrasi. Mahasiswa (foto: ITB dok.)

Jokowi : Kampus Harus Jadi Garda Depan Perubahan Zaman

Edupost.id – Presiden Joko Widodo berharap, perguruan tinggi di Indonesia mampu menjadi garda depan perubahan zaman maupun teknologi. Universitas diminta untuk melakukan antisipasi terhadap perubahan landscape ekonomi, politik maupun infrastruktur secara global yang mengalir begitu cepat. Ini dikatakan Presiden dalam orasi di acara Dies Natalis Universitas Diponegoro yang ke-60, Selasa (17/10) bertempat di Stadion Undip.

“Perubahan ekonomi, infrastruktur dan politik global serta teknologi berjalan begitu cepat sehingga tanpa sadar dunia telah berubah. Yang dapat mengantisipasi hal ini tidak ada yang lain adalah perguruan tinggi sebagai garda terdepan untuk menyongsong perubahan ini, ” tutur Presiden.

Jika antisipasi ini tidak dilakukan, menurut Presiden, Indonesia akan kaget dengan perubahan global yang terus berubah pesat. Universitas tidak boleh mandek, harus berani menyongsong perubahan.

Presiden juga menyampaikan dukungannya kepada pengembangan sumber daya khususnya melalui sekolah vokasi dan kejuruan. Hal ini menurut Presiden, sangat penting sebagai kunci membangun sumber daya manusia Indonesia yang memiliki keterampilan serta teknik ilmu terapan.

“Di samping itu universitas perlu fasilitasi mahasiswa dalam pembangunan karakter, etos kerja, leadership, jiwa toleransi, inovatif, kreatif disamping itu juga jiwa anti korupsi karena kompetisi antar negara akan sangat ketat,” imbuhnya.

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Yos Johan Utama mengemukakan bahwa Undip akan terus bekerja lebih keras agar mampu ikut mendorong peningkatan nama baik bangsa Indonesia di mata dunia. Melalui lulusan yang berkualitas serta menghasilkan produk dan kebijakan yang akan membawa bangsa Indonesa menjadi bangsa yang produktif, inovatif, maju dan modern.

Undip sendiri telah menghasilkan lulusan-lulusan yang banyak berkiprah dalam dunia kenegaraan di antaranya Menristekdikti Prof. Nasir, Mendagri Tjahjo Kumolo, Ketua MK Arief Hidayat dan sejumlah pemimpin lainnya. Tahun ini Undip berada dalam posisi ke-3 terbaik riset, ke-6 nasional universitas terbaik, 102 dunia dalam rangking repository, posisi ke-44 greenmatic rangking dunia serta pertama universitas pilihan SNMPTN di Indonesia.

Undip juga menjadi universitas terdepan dalam pengabdian masyarakat nomor satu di Indonesia salah satunya dengan penciptaan teknologi Plasma D’Ozone guna meningkatkan kualitas dan kualitas komoditas pertanian Indonesia yang mampu mengawetkan bahan makanan dalam kurun waktu lama. Teknologi-teknologi serta riset lainnya yang diapresiasi positif oleh presiden diharapkan mampu terus dikembangkan untuk menyongsong perubahan jaman dan teknologi kedepannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *