Selasa , 21 November 2017
Home / Berita Pendidikan / Kasus Chat Porno Guru TS, KPAI Datangi Sekolah Penabur
Kasus Chat Mesum Guru, KPAI Koordinasi dengan Polisi
Kasus Chat Porno Guru TS, KPAI Datangi Sekolah Penabur

Kasus Chat Porno Guru TS, KPAI Datangi Sekolah Penabur

Edupost.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendatangi Sekolah Penabur terkait kasus chat berbau pornografi yang dilakukan oknum guru sekolah ini, (22/8). Kedatangan KPAI untuk memastikan jaminan keberlanjutan hak pendidikan para korban pasca terbongkarnya kasus chat porno guru terhadap sejumlah siswi di sekolah tersebut.

“Dalam rangka menjalankan tupoksi pengawasan dalam perlindungan anak sebagaimana diatur dalam UU Perlindungan Anak, KPAI mendatangi langsung sekolah Penabur ini,” ujar Komisioner KPAI bidang Napza, Pornografi dan Cyber Crime, Margaret Aliyatul.

Ditambahkannya, KPAI menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian terkait kasus hukum kasus ini. Namun, KPAI tetap mengawal dan memastikan penggunaan UU Perlindungan Anak dalam kasus ini karena korban masih berusia anak. KPAI juga harus memastikan hak atas pendidikan dan jaminan perlindungan para korban untuk tidak mendapatkan perlakuan diskriminasi.

“Tadi kami bertemu pihak sekolah dan kami sudah meminta keterangan pihak sekolah, memastikan keamanan dan kenyamanan peserta didik, serta memastikan jaminan keberlanjutan hak atas pendidikan para korban pasca terbongkarnya kasus ini. KPAI akan terus melakukan pengawasan, baik terkait bidang pendidikannya maupun pengawasan terait proses hukum yang sedang berjalan saat ini,” urai Retno Listyarti, Komisioner KPAI bidang Pendidikan.

Retno menyebut, pihak sekolah telah memenuhi hak paa korban untuk mendapat pendidikan dengan baik. Pihak sekolah memang menyediakan psikolog bagi korban, tetapi harus atas seijin orangtua korban. Namun sampai saat ini masih proses mendapat ijin dari orangtua korban.

Pihak sekolah, menurutnya sangat cepat merespon pengaduan orangtua korban. Oknum guru terlapor langsung dinon aktifkan pada hari laporan diterima sekolah, dan siangnya oknum guru tersebut langsung ditahan pihak kepolisian.

“Pihak sekolah menyesalkan peristiwa ini terjadi, namun juga bersyukur bahwa kasus ini cepat diketahui dari laporan orangtua sehingga dapat mencegah jatuhnya korban lebih banyak. Pihak sekolah juga sedang memikirkan sistem rekruitmen tenaga pengajar yang lebih baik dan lebih selektif ke depannya,” pungkas Retno.

Sebelumnya, polisi menangkap oknum guru sekolah Penabur beinisial TS karena kedapatan mengirimkan chat berbau pornografi kepada beberapa siswinya. Meski oknum guru tersebut sudah mendapatkan sanksi tegas dari sekolah dan menjadi tahanan kepolisian, KPAI tetap menjalankan fungsi pengawasan dalam mengawal kasus ini. (Andi)

Check Also

Kasus Chat Mesum Guru, KPAI Koordinasi dengan Polisi

Kasus Chat Mesum Guru, KPAI Koordinasi dengan Polisi

Edupost.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait kasus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *