Rabu , 18 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Kebohongan Dwi Hartanto Tak Ada Kaitan dengan Almamaternya
Kampus IST Akprind
Kampus IST Akprind. almamater Dwi Hartanto

Kebohongan Dwi Hartanto Tak Ada Kaitan dengan Almamaternya

Edupost.id – Dalam beberapa hari terakhir sosok Dwi Hartanto sempat menghebohkan Indonesia dengan informasi berbagai penemuan dan prestasinya sehingga dijuluki “The Next Habbie”. Namun, tak disangka Dwi akhirnya mengakui bahwa prestasinya tak lebih dari kebohongan belaka.

Mahasiswa doktoral di Technische Universiteit Delft Belanda ini diketahui berbohong mengenai prestasinya di bidang antariksa. Disebut-sebut memiliki sederet prestasi di bidang antariksa, nama Dwi pun melambung dan diberitakan oleh berbagai media.

Fakta lainnya, Dwi tidak pernah meluluskan kuliah sarjananya di Tokyo Institute of Technology Jepang. Dia adalah lulusan Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta, Fakultas Teknologi Industri, Program Teknik Informatika, lulus pada 15 November 2005.

Baca juga: Inilah Kebohongan Dwi Hartanto yang Dijuluki The Next Habibie

Terkait dengan kasus ini, Rektor IST AKPRIND Yogyakarta Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T dalam pernyataan resminya mengakui bahwa Dwi adalah alumni IST AKPRIND Yogyakarta. Namun, terkait dengan kiprah dan tindakan yang menghebohkan selama ini, Rektor menegaskan bahwa hal tersebut sebagai tanggung jawab pribadi yang bersangkutan, tidak ada kaitannya dan bukan tanggung jawab IST AKPRIND Yogyakarta.

“Dwi Hatanto masuk menjadi mahasiswa IST AKPRIND pada 2001 di Program Studi Teknik Informatika yang bernaung di bawah Fakultas Teknologi Industri. Dwi mampu lulus tepat waktu pada tanggal 15 Nopember 2005 dengan predikat Cumlaude karena mampu meraih IPK 3,88. Judul skripsi yang diangkat untuk memenuhi syarat kelulusan adalah “Membangun Robot Cerdas Pemadam Api Berbasis Algoritma Kecerdasan ANN (Artificial Neural Network),” terang Amir.

Amir mengakui, selama kuliah di IST AKPRIND, Dwi juga tidak pernah melakukan kecurangan atau perbuatan tercela. Bahkan, ia merupakan salah satu mahasiswa berprestasi tingkat kopertis Wilayah V Yogyakarta.

Menurut Amir, dalam melakukan proses pendidikan dan pembelajaran kepada mahasiwa, IST AKPRIND senantiasa menekankan kepada nilai, etika, norma dan disiplin, termasuk aspek kejujuran akademis. Berbagai upaya dilakukan denganmenekankan pada aspek soft skills dan kejujuran pada setiap mahasiswa.

“Berbagai upaya dilakukan sejak mahasiswa diterima melalui pemberian pembekalan pada masa orientasi studi mahasiswa baru, pelatihan pengembangan kepribadian, kegiatan organisasi kemahasiswaan, sampai pembekalan menjelang wisuda selalu menekankan pada aspek soft skills dan kejujuran,” tegasnya. (Andi)

Check Also

Terungkap Kebohongan Dwi Hartanto yang Dijuluki The Next Habbie

Inilah Kebohongan Dwi Hartanto yang Dijuluki The Next Habibie

Edupost.id – Sosok Dwi Hartanto tengah jadi sorotan terkait pernyataan di sejumlah media massa yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *