Sabtu , 21 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Pelecehan Siswa TK, Keluarga Minta KPAI Blokir Video Korban
kekerasan-seksual-anak
Ilustrasi. Korban kekerasan seksual

Pelecehan Siswa TK, Keluarga Minta KPAI Blokir Video Korban

Edupost.id – Keluarga korban dugaan pelecehan seksual TK Mexindo Bogor meminta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk membantu memblokir video anak korban. Keluarga korban mengungkapkan keberatan atas viralnya video korban yang dibuat oleh oknum An yang hadir ke sekolah korban saat korban merayakan ulang tahunnya di sekolah yang baru.

Permintaan keluarga korban disampaikan saat keluarga korban mendatangi KPAI karena tim lawyer korban memang mengirimkan surat pengaduan kasus ini ke KPAI. Pada kunjungan itu, pihak keluarga diwakili oleh ibu dan tante korban. Keluarga Korban juga didampingi oleh kuasa hukumnya.

Menindak lanjuti permintaan korban ini, KPAI terlkebih dahulu akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo). “Untuk memblokir video yang dimaksud, KPAI tentu harus berkoordinasi dengan pihak Kementerian Kominfo RI, KPAI akan bersurat. Ada dua video yang keluarga korban minta di Blokir,” ujar Retno Listyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Kamis (31/8).

Pihak keluarga menyebut, video tersebut sempat muncul di salah satu tv swasta meski wajahnya diblur dan viral juga di dunia maya. Menurut ibu korban, video dibuat maupun dishare tanpa ijin keluarga korban.

Untuk itu, ibu korban meminta KPAI agar membantu memblokir video tersebut di dunia maya, karena keluarga khawatir video tersebut dapat dilihat korban seiring korban bertambah usia kelak. “Takutnya berdampak negatif pada korban, misalnya perasaan malu”, ujar sang Ibu.

Dugaan kekerasan seksual yang menimpa seorang siswi di sekolah Mexindo Bogor, saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Polresta Bogor. Kasus yang menyita perhatian publik ini memicu keprihatinan banyak pihak. Untuk segera menuntaskan kasus ini, keluarga korban meminta KPAI bersurat kepada Polresta Bogor, Kapolda Jawa Barat dan Kompolnas. Pihak keluarga korban berharap pihak berwenang segera menuntaskan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak. (Andi)

Check Also

Ditonton Anak dan Remaja, KPAI Minta Stop Iklan Rokok

Ditonton Anak dan Remaja, KPAI Minta Stop Iklan Rokok

Edupost.id – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *