Selasa , 21 November 2017
Home / Berita Pendidikan / Kemdikbud Dapat Anggaran 40 Trilyun dari RAPBN 2018
Biaya-Dinas-Pejabat-Sedot-Anggaran-Dikti
Ilustrasi: Uang Rupiah. (Foto: bloomberg)

Kemdikbud Dapat Anggaran 40 Trilyun dari RAPBN 2018

Edupost.id – Dalam rapat kerja antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Muhadjir Effendy dengan Komisi X DPR-RI, Senin (16/10) DPR menyetujui alokasi anggaran sebesar Rp 40,092 triliun untuk Kemendikbud pada RAPBN 2018. Kemendikbud direncanakan mengelola sekitar 9,1 persen anggaran fungsi pendidikan di tahun anggaran 2018.

“Total anggaran Kemendikbud tersebut berdasarkan surat Menteri Keuangan nomor S- 162/ MK .2 /2017 tentang penyampaian pagu alokasi anggaran kementerian dan lembaga tahun anggaran 2018, ” kata Mendikbud Muhadjir kepada para anggota Komisi X, dikutip dari siaran pers Kemdikbud.

Alokasi anggaran tersebut akan dilaksanakan melalui delapan program yang berada di unit-unit utama. Program pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat dialokasikan anggaran sebesar Rp 1.805.463.073, program pendidikan dasar dan menengah sebesar Rp 22.574.237.959, dan program guru dan tenaga kependidikan dialokasikan sebesar Rp 10.370.535.251.

Sementara program pelestarian budaya dialokasikan anggaran sebesar Rp 1.829.626.560, dan program penelitian dan pengembangan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 1.154.945.174.

Untuk memberikan dukungan kepada manajemen dan melaksanakan tugas teknis lain, alokasi anggaran direncanakan sebesar Rp 1.768.057.003, sedangkan untuk melaksanakan program pengawasan dan peningkatan akuntabilitas aparatur di lingkungan Kemendikbud, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 192.188.790.

Kemendikbud juga sepakat untuk menambah alokasi anggaran untuk rehabilitasi ruang kelas Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK). Anggaran ini dinaikkan menjadi dua kali lipat dibanding rencana awal, sebesar Rp 22.350.100.

Selain yang disediakan melalui Kemendikbud, mulai tahun 2018 disediakan pula anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK ) Fisik sebesar Rp 66 miliar untuk Sekolah Luar Biasa (SLB) termasuk untuk rehabilitasi 122 ruang dan Pembangunan 447 ruang kelas baru (RKB ). Terkait DAK Fisik, dalam kurun waktu 2015 -2017 melalui Kemendikbud telah dibangun sebanyak 740 unit sekolah baru jenjang menengah yang terdiri dari 391 SMK (52,8 % ) dan 349 SMA (47 ,2 % ).

Check Also

siswa SD membaca buku

Gerakan Literasi Sekolah Resmi Diluncurkan

Edupost.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy secara resmi telah membuka Gerakan Literasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *