Kamis , 21 September 2017
Home / Berita Pendidikan / Kemdikbud Perlu Adakan Lagi Program Sarapan bagi Siswa

Kemdikbud Perlu Adakan Lagi Program Sarapan bagi Siswa

BANDUNG- Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Indonesia, Prof Hardinsyah mengusulkan agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan program sarapan bersama dan menjadikannya sebagai kebiasaan di lingkungan sekolah.

Menurut Hardinsyah, program makanan tambahan itu sebaiknya dilakukan sebelum pelajaran dimulai, dikuatirkan banyak siswa belum sarapan saat pelajaran dimulai.

“Karena itu, selayaknya Kemdikbud mengadakan program sarapan bersama, karena belum tentu anak-anak sarapan sebelum berangkat sekolah,” ungkapnya, usai “Sarapan Sehat dan Jajanan Aman Menuju Generasi Sehat Berprestasi” yang diselenggarakan Indofood di SDN 001 Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, dilansir ROL.

Terlebih bila siswa tersebut tergolong kurang mampu, besar kemungkinan tidak sarapan. Anak-anak umumnya yang bersekolah di Jakarta juga jarang yang sudah sarapan karena masuk sekolah sangat pagi yakni jam 06.30 WIB.

“Beberapa tahun lalu, ada program Kemdikbud tentang makanan tambahan. Tapi sayangnya, dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB,” terangnya.

Hardinsyah menilai, sarapan juga harus bergizi dengan makanan yang memenuhi kriteria gizi seimbang. Sarapan, tambahnya, harus memenuhi 30 persen dari kebutuhan gizi harian. “Sarapan sangat penting, karena pada pagi hari gizi yang ada di dalam tubuh sudah berkurang. Tidur membutuhkan 70 persen zat gizi, ketika bangun pagi zat gizi sangat berkurang,” jelasnya.

Ia memaparkan, bila zat gizi berkurang, maka otak akan sulit bekerja dan konsentrasi akan menurun. “Sehingga konsentrasi anak di sekolah menjadi menurun. Makanya, sarapan sangat penting bagi anak agar dapat menyerap pelajaran,” tandasnya.

Gejala konsentrasi menurun adalah tidak minat untuk belajar dan jangka panjang akan sulit meningkatkan prestasi. “Sarapan mempunyai beberapa manfaat seperti sehat dan kuat, optimalkan daya ingat, meningkatkan prestasi, dan disiplin,” ungkapnya.

Check Also

Hari kiamat

23 September 2017 Bumi Kiamat, Benarkah?

Edupost.id – Seorang Numerolog Kristen, David Meade, meramalkan akan terjadi kiamat pada 23 September 2017. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *