Sabtu , 22 Juli 2017
Home / Berita Pendidikan / Kemdikbud RI Ajak Generasi Muda Peduli Bahari
Konferensi-Nasional-Sejarah-X
Konferensi Nasional Sejarah X (Foto: Kemdikbud)

Kemdikbud RI Ajak Generasi Muda Peduli Bahari

Edupost.id, Jakarta – Indonesia merupakan negara maritim yang 2/3 luasnya terdiri dari perairan, tentu masyarakatnya akrab dengan laut. Sayangnya, laut yang menjadi kekayaan bangsa ini belum dikelola optimal. Melalui Konferensi Nasional Sejarah (KNS) X pada 7-10 November 2016 di Jakarta, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemdikbud) RI membangkitkan kembali kepedulian anak bangsa terhadap laut.

Susanto Zuhdi, guru besar sejarah di Universitas Indonesia yang juga tokoh di Komunitas Masyarakat Sejarah Indonesia (MSI) mengatakan dalam siaran pers, tema besar “Budaya Bahari dan Dinamika Kehidupan Bangsa dalam Perspektif Sejarah”. Acara tersebut merupakan salah satu cara untuk memperhatikan laut.

Pengetahuan masyarakat Indonesia, tambah Susanto, tentang laut masih jauh dari harapan. Padahal, bahari itu tidak hanya tentang laut. “Tapi juga sastra dan seni, yang pada akhirnya bahari adalah kehidupan itu sendiri,” kata Susanto.

Pada tema KNS X, kata ‘bahari’ dipilih dengan pertimbangan nilai rasa dan makna. Menurut Susanto, kata ‘bahari’ memiliki kedekatan dengan budaya yang merupakan softpower sebuah bangsa. Sedangkan ‘maritim’, lebih dekat dengan negara atau pilar-pilar keras. Pendekatan budaya yang diangkat dalam tema diharapkan dapat membangkitkan imajinasi masyarakat tentang laut. Tak jarang, laut juga digambarkan sebagai kehidupan.

KNS X akan diselenggarakan di Jakarta, 7-10 November 2016. Pertemuan para sejarawan ini akan diikuti oleh 232 peserta dari Indonesia juga nara sumber dari Masyarakat Sejarah Malaysia dan Filipina. (Kemdikbud/Nisa)

Check Also

Kemdikbud

Bantah Larang Nonton Anime, Kemdikbud Adukan Akun Palsu

Edupost.id- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud melaporkan akun penyebar berita palsu (hoax) ke Facebook. Akun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *