Kamis , 19 Oktober 2017
Home / Berita Pendidikan / Kemenag : Sarjana non-Kependidikan Bisa Jadi Guru
guru
Ilustrasi. Guru

Kemenag : Sarjana non-Kependidikan Bisa Jadi Guru

Edupost.id – Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Kamarudin Amin, menegaskan, para sarjana non-Tarbiyah dan Ilmu Keguruan pada waktu yang akan datang dapat menjadi guru di lingkungan Kementerian Agama RI sesuai dengan keilmuan yang dibutuhkan. Langkah ini di tempuh sebagai upaya memenuhi kekurangan guru di Indonesia.

“Sarjana non kependidikan dapat menjadi guru, namun harus mengikuti Pendidkan Profesi Guru (PPG) selama satu tahun,” kata Dirjen Pendidikan Islam Kamarudin Amin, dikutip dari laman Kemenag, Selasa (26/9).

Undang-Undang tentang Guru dan Dosen menyebutkan bahwa Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) berwenang menyelenggarakan program sertifikasi guru melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) dan Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk guru mata pelajaran keagamaan, mata pelajaran umum, dan guru kelas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dikatakan Kamarudin, Indonesia tengah mengalami kekurangan guru yang cukup massif secara nasional, baik untuk sekolah maupun madrasah. Sampai tahun 2021, katanya, kekurangan guru secara nasional mencapai 40% dari total jumlah guru se-Indonesia. Sedangkan untuk Guru Agama ada kekurangan sekitar 20.000 orang.

Hal lain yang menjadi pertimbangan merekrut guru non kependidikan, kata Guru Besar UIN Alauddin Makasar ini adalah untuk meningkatkan kualitas guru yang ada. “Kita sedang disorot publik, karena produksi guru kita dianggap kurang memenuhi harapan masyarakat. LPTK dipandang belum mampu mencetak guru-guru yang professional,” paparnya.

Alumni Born University Jerman ini meminta Pimpinan PTKIN untuk membantu upaya reformasi LPTK. Ia berharap kebijakan, program, dan kegiatan yang mendorong terjadinya perubahan secara mendasar, sistemik dan sistematik dapat diwujudkan. Ini penting dalam rangka mewujudkan LPTK bermutu dan berdaya saing.

Reformasi LPTK, kata Kamarudin, akan dilakukan secara fundamental mulai dari rekrutmen mahasiswa, pengembangan kurikulum, dosen, dan infra struktur penunjang kualitas LPTK. Kamar mengaku sejumlah donor internasional akan berkomitmen membantu meningkatkan kualitas guru di bawah Kementerian Agama melalui reformasi LPTK, seperti World Bank, Usaid Prioritas, dan Lembaga SES Jerman.

Check Also

guru-mengajar

Tahun Ini Kemenag Fokus Penuhi Kebutuhan Guru PAI

Edupost.id – Sekretaris Ditjen Pendis Ishom Yusqi menyampaikan bahwa Kementerian Agama tahun ini sedang fokus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *