Minggu , 21 Oktober 2018
Home / Berita Pendidikan / Kemendikbud Alokasikan Rp 31,8 M untuk Renovasi Sekolah Pasca Gempa Jabar
SMKN 3 Tasikmalaya roboh
SMKN 3 Tasikmalaya, salah satu sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi

Kemendikbud Alokasikan Rp 31,8 M untuk Renovasi Sekolah Pasca Gempa Jabar

Edupost.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy akan mengalokasikan dana Rp 31,8 M untuk membantu renovasi 130 sekolah dasar yang rusak akibat gempa bumi di beberapa daerwh di Jawa Barat, pada Jumat (15/12) malam.

Untuk melihat langsung dampak gempa bumi berkekuatan 6, 9 skala richter itu, Mendikbud telah mengunjungi SMKN 3 Tasikmalaya, salah satu sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi tersebut, pada Kamis (21 /12 ).

Dana Rp 31,8 M tersebut kata Muhadjir, akan dialokasikan untuk Kota Tasikmalaya sebesar Rp 3 ,2 M untuk merenovasi 16 SD, Kabupaten Garut sebesar Rp 15 ,6 M untuk 59 SD, dan Kabupaten Pangandaran sebesar Rp 6 ,3 M untuk 19 SD. Bantuan yang diberikan Kemdikbud adalah dalam bentuk swakelola, yang diserahkan langsung ke sekolah. Pengerjaannya dilakukan oleh komite sekolah bersama masyarakat.

“Bantuan ini belum termasuk SD di Kabupaten Tasikmalaya, karena pihak terkait belum menyerahkan data tentang kerusakan sekolah. Begitu juga untuk SMP, SMA dan SMK belum menyerahkan datanya,” ujar Muhadjir melalui siaran pers Kemdikbud.

Ditambahkan Muhadjir, untuk konsultasi bangunan SD dilakukan bekerjasama dengan SMK terdekat yang mempunyai jurusan bangunan. Sedangkan untuk SMK yang rusak akan mengandeng perguruan tinggi yang mempunyai jurusan teknik sipil dan teknik arsitektur.

“Untuk bangunan sekolah yang kondisi dan strukturnya masih bagus dan kuat, hanya atapnya saja yang rusak, hal ini dikarenakan perhitungan waktunya yang terlalu mepet dan tumpuan pada baja ringan terlalu berat untuk menahan beban genteng yang tebal-tebal, saya sarankan nanti rehabnya pakai genteng yang ringan,” ujarnya.

Adapun pengawasan pengerjaannya, akan dilakukan oleh pemerintah daerah setempat dan komite sekolah serta pihak yang terkait. “Anggaran ini akan direalisasikan pada bulan Januari 2018. Untuk sekolah yang datanya belum diserahkan agar segera menyerahkannya,” ujar Mendikbud.

Check Also

Universitas Indonesia (UI)

Ini Daftar Universitas Terbaik ASEAN 2018, Indonesia Posisi ke Berapa?

Edupost.id – QS World Univerisity Ranking telah merilis pemeringkatan universitas terbaik di Asia untuk tahun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

=[Tutup Klik 2x]=