Minggu , 18 Februari 2018
Home / Berita Pendidikan / Kemendikbud Bantu Rp 156.278 Miliar untuk Pendidikan NTT
Pendidikan di NTT
ilustrasi, Siswa Sekolah Dasar di Provinsi NTT. sumber : google

Kemendikbud Bantu Rp 156.278 Miliar untuk Pendidikan NTT

Edupost.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Sabtu (30/9) memberikan bantuan berupa uang tunai senilai Rp156.278 miliar untuk pembangunan sarana prasarana pendidikan di Provinsi NTT.

Bantuan untuk pemerataan akses pada layanan pendidikan itu diberikan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad yang disaksikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

“Bantuan pemerintah ini sesuai dengan janji Presiden untuk memberikan perhatian kepada masyarakat , khususnya yang berada di daerah terluar , terdepan, dan tertinggal,” terang Mendikbud, dikutip dari siaran pers Kemendikbud.

Mendikbud menekankan pentingnya berinvestasi dan membangun sumber daya manusia yang handal bagi pengembangan daerah. Jika siswa cerdas, berkarakter kuat dan terbiasa bekerja keras, lanjut Mendikbud, akan memudahkan pengelolaan kekayaan alam sehingga dapat membawa NTT semakin maju.

“Bagaimanapun baiknya sarpras, namun jika gairah belajar rendah, kesadaran masyarakatnya rendah, maka tidak akan berdampak positif atau optimal, ” tutur Mendikbud.

Dalam kesempatan yang sama, Mendikbud menandatangani lima prasasti pembangunan unit sekolah baru di NTT. Selain SMP Negeri 8 Kupang Timur, terdapat pula prasasti pendirian unit sekolah baru SD Negeri Palanggay di kabupaten Sumba Timur, SMA 1 Inerie di Kabupaten Ngada, SMK Santo Markus di Kabupaten Sikka, dan Sekolah Keberbakatan Olahraga Flobamorata di Kota Kupang.

Sementara itu Gubernur NTT Frans Lebu Raya dalam sambutannya mengharapkan agar sekolah-sekolah yang sudah dibangun dan renovasi baru itu bisa dijaga dengan baik. “Kepada sekolah-sekolah yang baru dibangun supaya perawatan dijaga betul -betul. Serta supaya dapat menghijaukan lingkungannya. Anak – anaknya juga harus lebih disiplin, dan belajar lebih rajin lagi karena sekolahnya sudah bagus,” pesan Gubernur NTT.

Gubernur Frans menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan dan perhatian Kemendikbud kepada provinsi NTT yang berbatasan langsung dengan dua negara. Menurutnya, APBD NTT yang mencapai tiga triliun bilamana diambil 20 persen untuk fungsi pendidikan, dirasa masih belum mencukupi untuk menyelesaikan seluruh permasalahan pendidikan di provinsi berpenduduk sekitar lima juta orang tersebut. (Andi)

Check Also

Kemendikbud Jamin Fasilitas Belajar di Daerah 3T Mencukupi

Edupost.id – Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *