Senin , 20 Februari 2017
Home / Berita Pendidikan / Kemendikbud Imbau Pemerintah Provinsi  Bersinergi dalam UN
Ujian tertulis
Ilustrasi. Ujian tertulis

Kemendikbud Imbau Pemerintah Provinsi  Bersinergi dalam UN

Edupost.id- Sebagai bentuk menyukseskan penyelenggaraan Ujian Nasional 2017, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengimbau pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dapat bersinergi jelang penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Nizam, Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Kemendikbud mengatakan pelaksanaan UN menjadi lebih efisien dan nyaman jika setiap sekolah saling mendukung. Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud pada tahun 2016.

“Tahun ini terdapat lebih dari 30 ribu sekolah, dengan 3,6 juta siswa akan mengikuti UNBK. Nizam berharap, proses pengadaan komputer di sekolah jangan dikhususkan untuk penyelenggaraan UNBK, tetapi untuk proses belajar mengajar di sekolah. “Sekolah yang belum memiliki fasilitas komputer atau lab komputer dapat bersinergi dengan sekolah yang sudah memiliki fasilitas tersebut,” kembali ditegaskan Nizam.

Imbauan bertujuan untuk mendorong sekolah agar saling berbagi dalam bentuk fasilitas dan material pelaksanaan UNBK. Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), I Wayan Koster turut mengatakan. “Disinilah peran pemerintah, khususnya pemerintah provinsi dan kabupetan/kota. Kita harus memiliki pemahaman kebersamaan untuk memajukan pendidikan nasional,”jelas Wayan di Desa Penglipuran, Bali, Sabtu (4/2).

I Wayan juga menyampaikan akan mendorong pemerintah daerah untuk melakukan koordinasi khusus untuk melakukan pemetaan sekolah yang belum memiliki komputer dan yang sudah memiliki komputer agar dapat bersinergi dengan sekolah yang telah memiliki fasilitas komputer. Ia turut berharap di tahun 2018 semua sekolah di Indonesia sudah siap semua menyelenggarakan UNBK.

Sementara itu, untuk persiapan pelaksanaan UN dan USBN di Provinsi Bali, Kepala UPT Balai Pembangunan Teknologi Pendidikan, Ni Made Metti Utama menuturkan, Dinas Pendidikan Provinsi Bali telah melakukan koordinasi dengan membentuk tim melibatkan unsur perguruan tinggi serta lembaga pendidikan lainnya.

“Kami melakukan pendataan mana sekolah yang sudah siap melakukan UNBK dan juga mana sekolah yang belum siap melakukan UNBK. Nantinya sekolah yang belum siap tersebut dapat berkolaborasi dengan sekolah yang sudah siap untuk melaksanakan UNBK,” jelas Metti.

Penyelenggaraan UN di Provinsi Bali dengan 9 kabupaten/kota pada jenjang SMP akan diikuti oleh 57.605 siswa, dan jenjang SMA/MA akan diikuti oleh 27.854 siswa, serta jenjang SMK akan diikuti oleh 26.840 siswa. Sedangkan tempat pelaksana UNBK di Provinsi Bali pada jenjang SMP/MTs terdapat 52 sekolah, jenjang SMA/MA terdapat 65 sekolah, dan jenjang SMK 92 sekolah.

“Untuk sekolah yang belum memiliki fasiltas komputer dan melaksanakan UNBK di sekolah lain pada jenjang SMP sampai dengan SMA/SMK secara keseluruhan berjumlah 47 sekolah. Disinilah peran kita untuk dapat saling bersinergi sekolah yang sudah memiliki fasilitas komputer dengan yang belum memiliki fasilitas komputer,” kata Metti. (Kemendikbud/Inan)

Check Also

Ujian tertulis

UNBK Numpang Di Sekolah Lain, Dikhawatirkan Ganggu Psikologis Siswa

Edupost.ID – Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan prosentase sekolah penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) memang …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *