Kamis , 24 Agustus 2017
Home / Berita Pendidikan / Kemendikbud Keluarkan Kebijakan Baru Program Sertifikasi Guru
guru
Ilustrasi. Guru

Kemendikbud Keluarkan Kebijakan Baru Program Sertifikasi Guru

Edupost.id- Kebijakan baru dalam program sertifikasi guru baru saja diterbitkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk periode 2016. Dua kebijakan baru tersebut yaitu peningkatan batas nilai kelulusan serta dibolehkannya remedial atau mengulang ujian sertifikasi bagi guru yang tidak lulus.

“Nilai kelulusan guru dalam ujian sertifkasi minimal harus mencapai nilai 80 dari total 100.” Ungkapan Sumama Surapnata, selaku Direktur Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK). Jika pada tahun 2015, nilai minimal 42 dikatakan lulus, saat ini nilai capai meningkat. Ujarnya di Kantor Kemendikbud, Jakarta Jumat lalu.

Berdasarkan arahan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Muhadjir Effendy dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Surapnata mengatakan, setelah Bank Dunia marilis hasil penelitian dan menemukan data bahwa tidak ada perbedaan dalam nilai ujian kompetensi guru (UKG) antara guru yang telah bersertifiksi dan yang belum mendapat seritfikasi. Ketentuan bahwa guru yang tidak lulus ujian sertifikasi dapat mengulang lagi ujian tanpa mengikuti Pendidikan dan  Latihan Profesi Guru (PLPG) lagi. “Tahun ini, bisa mengulang ujian, cukup belajar mandiri, yang digerakan sebagai program Pembelajran,” tuturnya.

Guru hanya cukup mengikuti PLPG satu kali, pelaksanaan ujian sertifikasi guru hanya dua kali selama setahun. Suparnata juga menambahkan “Jika guru tidak lulus ujian sertifikasi. Maka dapat mengulang dengan maksimal empat kali. Dengan sistem TOEFEL serta LPTK (Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan) yang menjadi guru bebas belajar di mana saja, jika Guru tidak lulus bisa mengulangi di lembaga yang terakreditasi”. Pendidikan dan  Latihan Profesi Guru (PLPG) akan diselenggarakan mulai Oktober 2016 dengan diikuti sebanyak 69.259 guru yang diangkat sebelum tahun 2005, diharapkan kelulusan guru-guru peserta PLPG 2016 akan rampung pada Desember 2016. “Sejak bulan Maret lalu sudah kami sampaikan ke guru, termasuk kurikulumnya, apa saja yang harus dipelajari,” sebelumnya program sertifikasi guru sudah dilakukan sejak tahun lalu ke guru-guru dan rektor-rektor PTN yang jadi LPTK dan telah diakui oleh Rektor Universitas Negeri Medan, Syawal Gultom” ujar Suparnata.

Check Also

seniman mengajar kemendikbud

Pendaftaran “Seniman Mengajar” di Daerah Terpencil Mulai Dibuka

Edupost.id – Pendaftaran kegiatan “Seniman Mengajar” yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *