Jumat , 26 Mei 2017
Home / Berita Pendidikan / Kemendikbud Miliki Fasilitas untuk Pembelajaran Bahasa
pelajar sma
Ilustrasi: Pelajar SMA

Kemendikbud Miliki Fasilitas untuk Pembelajaran Bahasa

Edupost.ID- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memiliki fasilitas baru, yaitu Laboratorium Kebinekaan. Laboratorium Kebinekaan, dirancang sebagai sarana pembelajaran tentang bahasa dan sastra Indonesia untuk pelajar, mahasiswa dan masyarakat luas.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, Dadang Sunendar mengatakan, Laboratorium Kebinekaan akan diperkenalkan secara aktif kepada berbagai kalangan, khususnya para siswa SD, SMP, SMA, dan mahasiswa.

“Mereka akan diperkenalkan berbagai keberagaman bahasa itu, dan diharapkan akan semakin mengingatkan kepada kita bahwa demikian banyak perbedaan yang ada di tanah air ini, tapi kita bisa menjadi sebuah bangsa satu, bangsa yang menghargai berbagai perbedaan,” ujar Dadang dalam kegiatan Sosialisasi Laboratorium Kebinekaan di Sentul, Jawa Barat.

Penyajian menu informasi yang berkaitan dengan bahasa dan sastra daerah, di pasang dengan tujuh menu utama. Pertama tentang deskripsi bahasa daerah di Indonesia, kedua rekaman video mengenai kosakata dasar bahasa daerah di Indonesia, ketiga ekspresi bahasa daerah yang meliputi cerita rakyat, sastra, dan kesenian, keempat, transkripsi dan terjemajan cerita rakyat bahasa daerah Indonesia, kelima cerita rakyat bahasa daerah, keenam, peta kebinekaan yang berisi menu pencarian di daerah mana bahasa daerag dituturkan, dan ketujuh, kamus bahasa-bahasa daerah di Indonesia.

Laboratorium Kebinekaan menyajikan beberapa unsur kebudayaan yang terkait langsung dengan kebahasaan dan kesastraan, mendokumentasikan sebanyak 646 bahasa daerah di Indonesia. Pembangunan Laboratorium Kebinekaan dimulai pada tahun 2015, dan tindak lanjut dari hasil Seminar dan Lokakarya Lembaga Adat pada tahun 2014.

Rencananya, Laboratorium Kebinekaan akan resmi  diluncurkan pada tahun 2017. Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri beberapa pejabat di lingkungan Badan Bahasa dan tamu undangan,  termasuk dari media massa. Peserta kegiatan sosialisasi merupakan pelajar SMPN 1 Cibinong, SMAN 1 Cibinong, dan SMA Indocement Citeureup, beserta guru pendamping. (Inan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *