Sabtu , 27 Mei 2017
Home / Berita Pendidikan / Ketua BEM PT se-Indonesia Kumpul di Pimnas ke-29
Ketua BEM PT se-Indonesia Kumpul di Pimnas ke-29
Ketua BEM PT se-Indonesia Ikuti Sarasehan di Pimnas ke-29

Ketua BEM PT se-Indonesia Kumpul di Pimnas ke-29

Edupost.id – Sebanyak 85 Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi se-Indonesia berkumpul  di Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB) Kampus IPB Darmaga. Mereka mengikuti acara sarasehan yang merupakan rangkaian kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional XXIX (Pimnas ke-29).

Sarasehan itu mengusung tema “Optimalisasi Peran Badan Eksekutif Mahasiswa Menuju Kampus Prestatif Guna Meningkatkan Daya Saing”. Pada kesempatan itu, hadir Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB, Yonny Koesmaryono. Ia mengungkapkan bahwa acara sarasehan BEM PT ini merupakan kegiatan BEM pertama yang dilakukan selama sejarah Pimnas. Ia menambahkan bahwa hal ini perlu diadakan untuk memberikan wadah bagi para Ketua BEM dari berbagai PT dan daerah untuk berdiskusi dan bertukar pikiran terkait isu penting di masyarakat dan pendidikan sebagai salah satu bentuk kepedulian sebagai generasi muda.

Kegiatan sarasehan dimulai dengan diskusi kepemimpinan yang dimoderatori alumni Ketua BEM IPB M. Sigit Susanto dan menghadirkan dua pembicara yaitu yaitu Ivan Ahda, Ketua Forum Pemuda yang membahas tentang “Rethinking about our movement” dan Irfan Syauqi Beik, mantan Ketua BEM IPB yang kini menjabat sebagai Kepala Pusat Studi Bisnis dan Ekonomi Syariah (CI-BEST) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB yang membahas tentang idealime dan kepemimpinan.

Acara dilanjutkan dengan Focus Group Discussion dengan topik  “Badan Eksekutif Mahasiswa sebagai Penggerak Prestasi Mahasiswa”. Dalam diskusi ini, masing-masing pimpinan BEM dibagi ke dalam 13 unit grup dari kampus yang berbeda. Arya Ardiansyah (Ketua BEM UI) selaku moderator diskusi menyampaikan brainstorming terlebih dahulu mengenai topik diskusi. Selanjutnya peserta diskusi diarahkan untuk berdiskusi di masing-masing unit grup selama lebih kurang 15 menit.

FGD pertama ini menghasilkan rumusan peraturan dan sistem yang perlu ditempuh oleh para pengurus BEM agar dapat mengoptimalkan perannya namun tetap dapat berprestasi. Hal ini dianggap perlu sebab menurut beberapa peserta FGD aktivis BEM terutama Presiden Mahasiswa merupakan role model bagi mahasiswa lainnya. Oleh sebab itu, Presiden Mahasiswa diharapkan dapat memberikan contoh dalam hal prestasi.

Hasil FGD ini akan dirumuskan oleh tim penyusun dari IPB menjadi naskah rekomendasi yang akan disampaikan kepada perwakilan Menristekdikti di penutupan Pimnas.

Check Also

Daftar-15-Universitas-Pemenang-PIMNAS-29

Daftar 15 Universitas Pemenang PIMNAS 29

Edupost.id – Ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-29 resmi ditutup, (11/8) dan sebanyak 15 universitas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *